Pemain yang satu ini bisa dibilang pemain buangannya Chelsea. Kalau di PES saja pasti jarang ada yang pakai karena skill-nya yang di bawah rata-rata. Namun, dia kali ini mendapat sorotan setelah dipanggil tim nasional Inggris dan menuai pujian dari pelatihnya.

Pemain itu bernama Ruben Loftus-Cheek. Ya, pasti samar-samar pernah mendengarnya karena pemain itu merupakan jebolan akademi Chelsea. Pemain model begini pasti sering dimainkan di laga pramusim. Lalu jadi langganan untuk turnamen-turnamen kelas dua macam Piala Liga dan Piala FA.

Tapi untuk Liga Primer dan Liga Champions jangan harap. Kalau enggak jago-jago amat alias skill pas-pasan ya pasti kalah bersaing dengan Eden Hazard dan kawan-kawan.

Di PES juga berani yakin 100% pasti jarang dimainkan oleh penggila game bola tersebut. Maklum, skill keseluruhannya saja cuma 71. Cuma bagus di stamina doang 75.

Makanya, Loftus-Cheek yang namanya panjang itu pun dibuang ke Crystal Palace. Namun, gagasan pengasingannya ke Palace ternyata memberikan berkah baginya.

Pemain berusia 21 tahun seumuran Fatin Shidqia itu sudah tampil delapan laga di Liga Primer dan Piala FA. Dia memang belum bikin gol, tapi sudah menyumbangkan dua assist. Alhasil, kiprah lumayannya itu membuat Loftus-Cheek dipanggil oleh pelatih Gareth Southgate ke timnas.

Pada laga uji coba melawan Jerman yang berakhir imbang 0-0, Loftus-Cheek tampil penuh 100 persen di laga debutnya itu. Pelatih Southgate yang namanya berarti “Gerbang Selatan” itu percaya kepada sang pemain karena sudah lama mengenalnya saat masih melatih timnas U-21.

Terbukti, dia tampil mengesankan malam itu. Bahkan sekali membuat pemain Jerman mati karier dengan melakukan nutmeg. 

Di level U-21, pemain yang kalau mengunyah pakai gigi itu sudah mencetak tujuh gol dari 17 laga di bawah asuhan Southgate. Makanya, si “Gerbang Selatan” yakin banget dengan berkembangan Ruben tanpa Onsu itu.

“Ketika melihat ukuran fisiknya, Anda akan melihat tipe pemain tertentu. Kemudian saya melihat apa yang Anda semua lihat melawan Jerman yang berbakat secara teknis. Saya sudah lama mengenal Ruben. Pertama kali saya melihat dia adalah pemain internasional U-16,” ucap Southgate dikutip Liputan6. 

Kepercayaan penuh kepadanya membuat Loftus-Cheek sangat bersemangat untuk tampil lebih. Apalagi, Piala Dunia 2018 masih rada lama sehingga dia punya keuntungan untuk mengembangkan diri.

“Piala Dunia 2018 masih lama. Tentu itu jadi keuntungan buat saya agar bisa menambah kualitas permainan secara klub yang nantinya berdampak ke timnas,” kata Loftus-Cheek.

https://twitter.com/TheSportsman/status/929082238121148418

Main photo: weaintgotnohistory.sbnation.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here