Jarak 25 poin antara Liverpool dengan peringkat kedua di tangga klasemen Premier League membuat gelar juara sudah mulai terbayangkan. Namun Virgil van Dijk justru khawatir perayaan kemenangan mereka justru tak dihadiri para fans.

Hampir seluruh kompetisi liga top sepak bola Eropa sudah dihentikan hingga bulan April mendatang akibat gangguan dari virus corona.

Jadwal sepak bola juga jadi kacau balau berantakan macam kehidupan mahasiswa tingkat akhir semester 11 yang baru saja putus cinta.

Kompetisi disebut akan dilanjutkan dengan mempertimbangkan SItuasi, KONdisi, TOLeransi, PANdangan, dan JANGkauan. Beberapa liga yang tim-tim teratasnya memiliki selisih sangat tipis bahkan disebut akan mempertimbangkan akhir musim tanpa juara.

Tapi beda cerita di Premier League. Ada yang sudah melesat jauh di puncak klasemen. Wajar saja angan-angan angkat trofi pertama dalam 30 tahun mulai terbayangkan. Hanya butuh dua kemenangan saja untuk memastikan gelar.

Agak PD juga sebetulnya. Siapa tahu di sisa sembilan laga nanti, Liverpool kalah terus. Siapa yang tahu kan selain bandar.

Itu dengan kondisi laga sisa terus dimainkan. Kalau Premier League terpaksa dihentikan, tentu makin kasihan.

Sebenarnya pantas juga Liverpool meraih gelar tanpa menyelesaikan musim. Sudah 90 persen juara soalnya. Tapi tetap saja ada bahan cengan. Gelar kok dikasih.

Invincibles gagal. Treble juga. Bahkan tinggal dua kemenangan saja yang perlu diraih, Premier League malah ditunda dulu. Ada-ada saja cobaan Liverpool ini. Rasanya mestakung sekali alias semesta “tidak” mendukung.

Terlepas dari ketidakpastian itu, kemungkinan yang sangat besar bagi Liverpool terkait meraih gelar, membuat Van Dijk mengkhawatirkan tidak ada fans saat perayaan gelar nantinya.

“Jika kami menjadi juara di stadion yang kosong dan fans tidak ada di sana, saya pasti turut merasa kecewa bersama mereka,” kata Van Dijk kepada harian Belanda dikutip dari Goal.

“Tentu saja, jika tidak ada suporter di Anfield, kemudian itu akan sedikit menjadi pukulan – tidak ada yang ingin bermain tanpa fans.

“Sampai keputusan diambil mengenai kelanjutannya, kemudian kami harus menerima keadaan sekarang. Namun ketika itu terjadi, kami bertekad untuk meraih gelar itu untuk fans, tentu saja.”

https://twitter.com/Troll__Footbal/status/1238879797997998081?s=20

Main photo: Twitter

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here