Striker Real Madrid bernama Gareth rupanya masih belum puas dengan performa timnya belakangan ini. Meski masih terus meraih hasil positif, termasuk comeback-nya atas Bayern Muenchen dan Sporting Gijon, banyak yang perlu dibenahi.

Gareth yang punya nama belakang Bale -selanjutnya bisa dipanggil Bale-, melihat kondisi Madrid belum berada pada kondisi terbaik. Mereka memang sudah solid, tapi butuh sentuhan-sentuhan khusus untuk menjadikannya sempurna.

Sentuhan tersebut bukan sentuhan wanita apalagi waria, tetapi sentuhan pelatih Zinedine Zidane ditambah keseriusan pemain dalam menjaga level permainan. Maklum, dua pertandingan terakhir mereka terpaksa tertinggal lebih dulu dari lawannya.

“Menurut saya, kami adalah tim yang solid. Tetapi, kami belum berada dalam kondisi terbaik. Target kami tentu saja Liga Champions,” ujar Bale yang punya nama depan Gareth itu.

Madrid memang tak panik apalagi sampai minum Poldan MIG saat tertinggal dua kali dari Gijon. Malah, tim berkostum putih-putih kayak baju-baju di iklan deterjen itu bisa memastikan kemenangan pada menit akhir.

Begitu juga saat melawan Muenchen. Mereka tertinggal dari gol Arturo Vidal, bermain di kandang Muenchen pula. Nyatanya, Cristiano Ronaldo ternyata masih doyan mencetak gol.

Mereka akan kembali menghadapi Muenchen di leg kedua malam nanti. Keunggulan 2-1 jadi modal lumayan untuk bisa melangkah ke semifinal.

“Madrid telah memenangkan gelar itu 11 kali, lebih banyak dari tim manapun di Eropa. Jadi saya tekankan bahwa trofi Liga Champions sangat berarti di tim ini. Mentalitas kami sudah bagus hanya butuh beberapa penyempurnaan,” sambungnya.

Main photo credit: Goal

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here