Kompetisi Serie A musim 2018/2019 sebenarnya belum dimulai. Meski begitu, Parma sudah dipotong saja itu poinnya. Inilah yang dinamakan sakit namun tidak berdarah. Kalau ibarat prajurit, baru mau maju ke medan perang sudah tertembak duluan sebelum bisa melihat di mana musuhnya.

Pemotongan poin itu adalah sanksi dari FIGC. Gara-garanya, Parma kedapatan melakukan pengaturan skor saat tengah berjuang ke Seri A musim-musim sebelumnya. Untung saja, mereka enggak dilempar lagi ke Seri B.

Kasihan kan, sudah berkeringat-keringat menetes membasahi pipi, tapi ujung-ujungnya main di Seri B lagi. Padahal mereka baru saja berjuang merangkak perlahan dari Serie D sejak tahun 2015. Saat itu Parma terlempar ke kasta keempat Liga Italia akibat masalah keuangan.

“Tribunale Federale Nazionale (TFN) yang dipimpin oleh Mario Antonio Scino telah menjatuhkan hukuman pengurangan 5 poin untuk Parma pada musim 2018-19; juga larangan bermain selama 2 tahun, ditambah denda 20.000 Euro kepada pemain Emanuele Calaiò,” tulis laman resmi FIGC seperti dikutip dari Tirto.

Hal ini tidak terlepas dari investigasi yang dilakukan FIGC tentang percobaan match fixing alias pengaturan skor. Hal yang sama memang beberapa kali terjadi di Italia. Meski begitu Parma dipastikan tidak akan terlempar kembali ke Serie B atau bahkan terlempar ke Liga GO-JEK Indonesia.

Sebelumnya, Parma memang benar-benar terancam gagal promosi ke Serie A akibat ulah salah seorang pemainnya bernama Emanuele Calaio. Masalahnya sebenarnya hanya bermula dari sebuah pesan singkat yang dikirimkan Calaio.

Memang terkadang sebuah SMS kini tak bisa dianggap sepele dan bisa berujung sebuah masalah besar. Lihat saja seperti di tulisan-tulisan curhatan belakang truk antar provinsi macam ”gara gara SMS bojoku minggat”.

Pesan singkat tersebut dikirimkan Calaio pada pertandingan Serie B musim lalu kala “Gialloblu” menghadapi Spezia. Sebelum pertandingan Calaio mengirimkan pesan kepada dua mantan rekannya di Spezia, Filippo De Col dan Claudio Terzi.

Jelas pesan tersebut bukan berisi mama minta pulsa apalagi menawarkan kredit tanpa agunan. Kalau begitu saja sepertinya tidak sampai dipermasalahkan oleh FIGC. Namun Calaio meminta kedua pemain tersebut untuk tidak terlalu tampil serius macam sedang ikut ujian SIM tidak nembak.

Alasannya sebab Spezia sudah tidak ada kepentingan apa-apa lagi, sehingga dengan kemenangan Parma bisa membuka peluang kembali ke Serie A. Parma sendiri akhirnya bisa menang 2-0 dan mengamankan tiket promosi ke kasta tertinggi Liga Italia tersebut.

Mungkin si Calaio bermaksud sok asyik saja macam anak-anak tongkrongan. Ya hitung-hitung bantu teman lah. Tapi ternyata ketahuan sama pihak yang berwajib. Akibat sanksi larangan bertanding selama dua tahun, karier Calaio terancam akan berakhir. Sebab sang pemain kini sudah berusia 36 tahun.

Pihak Parma juga berpendapat bahwa pesan tersebut merupakan pesan tidak serius dan sekedar untuk lelucon belaka tanpa maksud mengatur skor pertandingan. Namun FIGC melihat hal tersebut melanggar aturan federasi.

“TFN percaya bahwa Calaio, dengan mengirimkan pesan kepada mantan rekan setimnya De Col, mencoba mengatur pertandingan. Bahkan jika Anda mengajak lawan untuk tidak melakukan tackle kepada Anda, hal tersebut berarti upaya mengubah hasil pertandingan.”

Kalau cuma bercanda, mungkin lain kali mesti hati-hati. Sama halnya kayak bercanda soal bom di pesawat. Sepertinya memang tak boleh ada candaan macam itu lagi.

Parma sendiri berakhir di peringkat kedua klasemen Serie B musim lalu dan mendapat promosi otomatis tanpa melalui babak play-off. Skor pertandingan tersebut dikatakan merupakan kunci lolosnnya “Gialloblu” ke Serie A. Sebab Parma memiliki poin yang sama di akhir dengan Frosinone yang berada di peringkat ketiga, namun Parma unggul head-to-head.

Selain itu Parma sejauh ini telah menjalani satu pertandingan uji coba pra musim. Pada tanggal 21 Juli lalu mereka menghadapi Foggia dan berhasil menang dengan skor 3-1. Pertandingan uji coba lainnya akan berlangsung pada 28 Juli mendatang dimana Parma akan menghadapi Sampdoria.

https://twitter.com/TheSportsman/status/1021348879219023872

Main photo: sport.sky.de

3 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here