Portugal meraih kemenangan pada laga terakhir mereka di kualifikasi EURO 2020 setelah mengandaskan perlawanan tuan rumah, Luksemburg. Pada laga yang digelar di Stade Josy Barthel, “Selecao das Quinas” menang dengan skor 2-0.

Nama Cristiano Ronaldo kembali lagi menjadi sorotan pada jeda internasional ini. Laga bersama timnas nampaknya jadi pelampiasan dirinya yang sepertinya agak kesulitan bermain di Italia.

Saking pelampiasannya, Ronaldo juga sampai melakukan tindakan ‘pencurian’ di laga itu. Untung tidak diperpanjang masalahnya sampai dilaporkan ke polsek Luksemburg.

Seperti diketahui bahwa Ronaldo sempat mengalami ‘pencurian’ kala golnya diambil oleh Aaron Ramsey saat bermain untuk Juventus. Ronaldo ini tipe tidak mau rugi sepertinya, bola tendangan Diogo Jota sepertinya sudah pasti akan masuk ke gawang, langsung ditendang olehnya.

Sudah di garis sekali. Mungkin 99 persen peluangnya jadi gol Jota. Satu persennya adalah kalau bola tiba-tiba meledak karena dirudal sama Korea Utara. Tapi Ronaldo langsung menyambarnya alhasil gol dihitung jadi miliknya.

Total sudah empat gol yang dicetak Ronaldo hanya dari dua pertandingan di jeda internasional ini. Hal itu membuat Ronaldo kini total telah melakukan selebrasi sebanyak 99 kali alias mencetak gol sepanjang kariernya untuk timnas.

Ronaldo berada di ambang batas menciptakan rekor sebagai pemain kedua yang mampu mencetak 100 gol atau lebih di level tim nasional. Peringkat pertama sendiri masih dipegang oleh Ali Daei yang menyumbang 109 gol untuk timnas Iran.

Tahun ini jadi yang paling produktif bagi Ronaldo bersama timnas Portugal. Total ia sudah mencetak 14 gol sepanjang tahun. Catatan terbaik Ronaldo sepanjang kariernya saat menjalankan tugas negara.

Benar-benar makin tua makin jadi dia. Seperti kata pepatah “aging like fine wine”, makin berumur Ronaldo makin gacor.

Satu gol Portugal lainnya dicetak oleh Bruno Fernandes di babak pertama. Hingga laga usai, skor 2-0 tetap bertahan untuk keunggulan Portugal.

Portugal mengakhiri kualifikasi di Grup B dengan berada di peringkat kedua dengan 17 poin. Sang juara bertahan mendampingi Ukraina ke putaran final.

“Kami adalah kandidat juara di Piala Eropa, kami tidak pernah menganggap diri kami sendiri sebagai favorit,” ujar pelatih Portugal, Fernando Santos, dikutip dari Detik.

Main photo: koratop.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here