Manchester United (MU) mengalami ‘ganang’ alias gagal menang saat menjadi tamunya Anderlecht. Pasukannya Jose Mourinho itu cuma bisa main imbang 1-1 di leg pertama perempat final Liga Europa, atau istilah kerennya Liga Malam Jumat.

MU memang unggul lebih dulu lewat gol Henrikh Mkhitaryan, yang namanya rada susah disebut, usai memanfaatkan bola muntahan Marcus Rashford. Tanpa merasa jijik, Mkhitaryan menceploskan bola ke dalam gawang yang sudah di depan mata.

Unggul 1-0, Setan Merah tak mengendurkan serangan. Mereka tetap menyerang tanpa alasan. Sayang, sejumlah peluang gagal dimanfaatkan dengan baik setelah penampilan kiper Anderlecht yang cukup.

Entah kiper Anderlecht yang terlampau jago atau memang pemainnya MU saja yang rada ngaco karena beberapa kali tendangannya mengarah ke kiper.

Akibatnya, klub asal Belgia itu menyamakan kedudukan beberapa saat sebelum pertandingan berakhir. Leander Dendoncker mampu menjebol gawang David de Gea lewat sundulan kepala setelah memanfaatkan umpan membelah laut dari Ivan Obradovic.

Kegagalan menang ini kemudian jadi perhatian salah satu pemain MU bernama Michael Carrick. Dia menilai kalau lini depan timnya tumpul kayak ujung kaca spion mobil. Kalau tajam kasihan pejalan kaki atau motor bisa terluka jika terkena.

“Kami seharusnya bisa membunuh mereka dengan mencetak gol kedua. Namun, kami terlalu nyaman dan akhirnya kehilangan bola,” ujar pemuda kelahiran asli Inggris itu.

Main photo credit: Twitter @Squawka

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here