Saking girangnya merayakan keberhasilan Shakhtar Donetsk lolos ke babak 16 besar, pelatih Paulo Fonseca berdandan aneh saat menghadiri konferensi pers. Pria paruh baya itu memakai kostum Zorro yang khas dengan topeng dan jubahnya.

Tentu ini bukan acara Cosplay yang banyak event-nya di Indonesia. Mulai dari kostum anime, sampai kostum kodok juga mungkin ada. Nah, Fonseca ketinggalan acara Cosplay-Cosplay tersebut, makanya dia memakai kostum seperti itu di konferensi pers.

Usut punya usut meski tidak sampai kusut, Fonseca rupanya ingin menepati janjinya. Sebelumnya, pelatih berusia 44 tahun itu bernazar bakal tampil berkostum Zorro jika Shakhtar lolos ke babak 16 besar.

Pada laga melawan Manchester City, Shakhtar sebenarnya cukup meraih hasil imbang. Kalah juga bisa lolos karena pada saat bersamaan, Napoli juga tumbang di kandang Feyenoord.

Hasilnya malah lebih dari itu. “Hirnyky” justru meraih kemenangan tipis namun fantastis atas City. Sekaligus jadi tim pertama yang mampu mengalahkan “The Citizens” yang kuat banget musim ini, kayak otot-ototnya para kuli.

Alhasil, kegembiraan terpampang di setiap warga Donetsk. Kecuali warga Donetsk yang jadi fans City, siapa tahu saja ada.

Ketika jumpa pers, Fonseca menepati janjinya. Dia masuk lengkap dengan Cosplay Zorro-nya sehingga menghadirkan gelak tawa para pencatat berita.

Penampilannya sungguh gagah. Tapi sekilas jadi terlihat seperti cowok-cowok gigolo yang kerap menuntaskan nafsu para janda dan wanita tua. Biasanya suka datang pakai kostum polisi, pemadam kebakaran, ada juga yang berkostum Zorro.

Mungkin Fonseca juga ingin mencoba karier selain menjadi pelatih. Yakni menjadi penari latar untuk artis-artis kondang macam Via Vallen, Desy Ratnasari, Ruth Sahanaya, Meggy Z, sampai Roby Tumewu. Tak kalah dengan Batavia Dancer.

“Ini adalah sesi konferensi pers paling menyenangkan dalam karier saya. Hari ini kami memainkan pertandingan yang hampir ideal. Kami tampil sangat disiplin di lini belakang dan menyerang dengan sangat efektif,” ujar Fonseca dikutip Goal.

Tentu saja kelakuan Fonseca yang anti-mainstream itu menjadi viral di perbincangan dunia maya. Khususnya publik sepak bola, bukan yang doyan koar-koar cuma urusan politik saja.

Barulah menjelang akhir sesi konferensi pers, dia melepas topeng dan topinya. Wajah gantengnya akhirnya terlihat meski jubah masih menempel di badannya yang gagah.

Mungkin besok bisa bernazar lagi kalau lolos ke perempat final. Kalau boleh saran pakai kostum Naruto. Kalau lolos ke semifinal pakai kostum Dragon Ball atau Doraemon. Terakhir kalau ke final pakai kostum guru, biar jadi pahlawan tanpa tanda jasa.

Main photo: @FCShakhtar_eng

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here