Atletico Madrid harus menerima takdir bahwa mereka tak bisa membeli pemain pada bursa transfer musim panas ini. Takdir itu diterim Atletico setelah banding mereka terhadap hukuman embargo transfer ditolak Court of Arbitration for Sport atau pengadilan olahraga (CAS).

Atletico mendapat hukuman dari FIFA pada 2016 berupa larangan mendaftarkan pemain baru pada bursa transfer Januari 2017 dan musim panas 2017. Gara-garanya terbukti melakukan pelanggaran dalam merekrut darah muda.

Entah pelanggarannya berupa apa, belum diketahui. Kabarnya melakukan pembelian pemain asing yang masih di bawah umur, tidak sesuai peraturan yang berlaku. Itulah mengapa, Atletico langsung ditangkap oleh pihak yang berwajib.

Hukuman yang sama juga sebenarnya dijatuhkan kepada sang abang, Real Madrid. Namun, banding mereka dikabulkan CAS sehingga cuma menjalani hukuman satu jendela transfer saja pada Januari 2017.

Hal tersebut lantas membuat “Los Rojiblancos” meradang. Mereka merasa diperlakukan tidak adil. Dalam kamus besar bahasa Indonesia, adil artinya tidak berat sebelah dan tidak memihak. Kalau tidak adil berarti berat sebelah dan memihak salah satu pihak.

“Kami meyakini keputusan yang melarang kami merekrut pemain baru pada dua bursa transfer menunjukkan diskriminasi terhadap kami. Kasus yang sama terjadi di klub lain tapi sanksi mereka dicabut sehingga bisa mengontrak pemain baru mulai 1 Juli. Keputusan ini tidak adil dan menyebabkan kerusakan di klub,” demikian bunyi pernyataan dari Atletico.

Penolakan banding Atletico membuat mereka tak bisa mendatangkan pemain-pemain baru pada musim panas ini. Artinya, mereka tidak bisa mendatangkan pemain sekelas Ahmad Bustomi, Boaz Salossa, Hansamu Yama, Bayu Pradana, Ismed Sofyan, sampai Nyeck Nyobe.

Yang paling rugi adalah mereka gagal memboyong Alexandre Lacazette dari Lyon. Padahal, Atletico katanya sudah memasuki tahap akhir negosiasi dengan pemain yang berada di kampungan Prancis sejak masih ingusan itu.

Efek penolakan banding bukan hanya dirasakan Atletico dalam membeli pemain. Tapi juga menjual pemain. Antoine Griezmann yang namanya lagi seksi di media kabarnya bakal hengkang musim panas ini.

Dengan adanya embargo, artinya pemain yang mempopulerkan selebrasi “goyang tulalit” itu gagal ke mana-mana. Hal ini juga bikin Manchester United menggigit jarinya sendiri. Jari kaki pula.

Main photo: Goal

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here