Antonio Conte memberikan isyarat bakal meninggalkan Inter setelah kegagalannya meraih gelar Ligmaljum alias Liga Malam Jumat alias Liga Europa tadi malam. Pada sesi wawancara setelah pertandingan, Conte tidak punya keyakinan bakal bertahan di klub Atalanta KW itu.

“Kami akan jumpa dengan klub pekan depan dan memutuskan masa depan saya. Saya tak yakin masih bisa jadi pelatih Inter musim depan,” ujarnya dikutip dari Liputan6.

Entah apa yang ada di pikiran Conte. Mungkin dia kalut.

Soalnya, secara garis besar banyak yang bilang Inter besutan Conte adalah yang terbaik dalam satu dekade terakhir seusai era Jose Mourinho. Para Interisti juga banyak yang puas dengan kinerja Conte, meski awalnya rada nyinyir karena bagaimanapun Conte legend-nya Juventus.

Internya Conte berhasil mencetak gol terbanyak dalam satu musim sepanjang sejarah. Mereka finis di posisi kedua, hanya beda satu poin dengan Juventus. Mereka juga lolos ke final Liga Europa.

Banyak yang menyayangkan jika Conte hengkang dari Inter. Soalnya, pondasi tim telah terbentuk dan sangat potensial banget. Juara tinggal tunggu waktu saja jika melihat performa musim ini.

Namun, bagi pelatih yang katanya dulu suka pakai wig itu mungkin ini sebuah kegagalan. Soalnya, selama melatih klub besar setidaknya Conte memberikan satu gelar di musim pertamanya.

Bersama Juventus langsung dapat Scudetto, begitu juga Chelsea langsung dapat Liga Primer. Sayangnya sama Inter tidak terjadi. Entah siapa yang sebenarnya ampas.

Apa jangan-jangan, Conte ini baper gara-gara diledek oleh Ever Banega soal rambutnya? Entahlah.

Namun, beredar kabar jika Conte malas bertahan di Inter karena slek dengan manajemen Inter.

Masa depan Conte jadi pembicaraan saat serie A berakhir. Itu karena dia menyerang jajaran direksi Inter Milan. Pelatih berwajah ganteng ekspresif itu merasa kerja kerasnya masih kurang dihargai.

“Saya pikir kerja keras pemain dan saya dihargai. Kami semua mendapatkan proteksi yang sangat kecil dari klub, nyaris nol,” ujar Conte saat itu.

“Saya tak suka orang yang tiba-tiba numpang naik mobil, Anda harus ada di masa sulit dan senang, Inter Milan tak seperti itu, menyesal katakan itu.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here