Ajax Amsterdam nyaris saja gagal lolos ke final Liga Malam Jumat semalam. Tim yang berkampung di Belanda itu kalah 1-3 oleh Olympique Lyon di leg kedua semifinal Liga Europa. Beruntung, mereka masih unggul agregat gol dengan skor 5-4. Nyaris.

Ajax memang punya banyak modal lumayan saat menang 4-1 di kandang mereka sendiri. Namun, saat main di leg kedua sepertinya terlalu tegang. Padahal sudah mampu unggul lebih dulu.

Kasper Dolberg yang katanya wonderkid itu sukses memperdaya Anthony Lopes setelah lolos dari jebakan offside para pemain belakang Lyon. Unggul 1-0 rupanya bikin mereka lengah.

Selanjutnya, Lyon justru bangkit dan mencetak dua gol lewat Alexandre Lacazette. Kemudian pada menit ke-81, Rachid Ghezzal menambah keunggulan jadi 3-1.

Sontak, skor 1-3 bikin Ajax sempat panik macam ketinggalan kartu di mesin ATM. Namun, pelatih Peter Bosz terus mengingatkan timnya agar jangan panik.

Dia paham betul anak-anaknya itu tampil lumayan tegang dan canggung seperti malam pertama. Apalagi setelah kebobolan dua gol hanya dalam waktu semenit-dua menit saja sebelum istirahat.

“Pada waktu istirahat saya katakan kepada mereka agar jangan panik. Semua malah jadi salah setelah para pemain mencetak gol. Kemudian makin tegang setelah Lyon mencetak dua gol yang bikin mereka percaya diri,” kata pelatih yang tak kalah botaknya dengan Zinedine Zidane dan Deddy Corbuzier.

Untung saja, Lyon tidak menambah gol lagi di penghujung laga. Bayangkan kalau mereka bisa bikin skor jadi 4-1. Bisa-bisa harus dilakukan perpanjangan waktu dan malah bisa kebobolan lagi.

Wasit akhirnya membantu Ajax untuk lolos ke final setelah meniup peluit akhir. Dolberg dan kawan-kawan lolos ke final dengan penuh kelegaan seperti sehabis pipis yang sudah lama ditahan-tahan.

“Kami beruntung telah mengakhiri laga itu dan berakhir indah. Sekarang kita lihat apa kami bisa mengukir sejarah. Main di final menyenangkan, tapi main di final tentu saja buat menang,” sambungnya lagi.

Main photo credit: Twitter (@EuropaLeague)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here