Legenda sepak bola dari Portugal yang jauh dari Gresik, Luis Figo, membuka peluang dirinya melatih tim nasional Indonesia. Sebuvvah kabar mengejutkan!

Ini bukan artikel clickbait yang bombastis di judulnya doang. Meskipun memang niatnya begitu. Namun memang betul kalau Figo ini ternyata ada rasa-rasa tertarik menangani timnas. Entah cuma basa-basi saja atau gimana.

Dalam sebuah kesempatan sesi tanya jawab di acara Marketing Screening RCTI di Jakarta, Senin (27/1), Figo mendapat pertanyaan dari salah satu pengunjung yang hadir ketika itu.

Pertanyaannya sangat sepele alias mendasar. Yakni “Apakah Figo berminat jika ditawari jadi pelatih timnas?”

Ternyata Figo berminat. “Let’s talk about it,” jawabnya singkat. Kalau diterjemahkan lewat Google Translate plek-plekan, hasilnya adalah “mari kita bicarakan”.

Lantas, kira-kira PSSI berminat kah?

Soalnya, PSSI baru saja menunjuk Shin Tae Yong jadi pelatih. Masak baru sebulan dan belum ada pertandingan apapun sudah dipecat. Kan kasian.

Namun tak usah bingung, karena sepertinya jawaban Figo hanya normatif bin formalitas bin basa-basi saja. Sepertinya Figo sudah mempelajari budaya orang Indonesia untuk berbasa-basi.

Dari analisa dan sudut pandang penulis, jelas itu adalah jawaban cari aman. Soalnya kalau dia jawab “no, Indonesia is disgusting”, “tidak berminat”, “ogah”, atau “emoh” pasti tak enak didengar. Bisa-bisa diamuk warga sekitar. Makanya Figo menjawab demikian.

Jawaban “Let’s talk about it” memang jawaban paling aman untuk mendapat pertanyaan jebakan betmen macam itu. Padahal kalau ditawari serius oleh PSSI juga belum tentu mau.

Apalagi, Figo saat ini juga tak berkarier sebagai pelatih. Om-om yang mirip artis Shahrukh Khan dan Jeremy Thomas itu sibuk dengan kegiatan charity dan jadi brand ambasador. Termasuk kedatangannya ke Indonesia untuk mengkampanyekan Piala Eropa 2020 yang bakal disiarkan RCTI.

Namun, siapa tahu saja Figo benar-benar mau. Ketika ditanya apakah pernah nonton timnas Indonesia, jawabannya tentu tidak. Tapi Figo mengelak jika tak pernah ada yang memberitahunya atau mengundangnya untuk nonton timnas. Ah, sa ae kolak bukber!

Memang lebih baik Figo tak usah menonton daripada ilfil duluan. Sekian artikel yang menipu ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here