Kemenangan atas Fulham membawa Liverpool sementara beranjak ke posisi puncak. Sementara Manchester City turun ke peringkat kedua dengan tabungan satu poin. Kedua tim kini berjarak dua poin di posisi teratas klasemen.

Tiga poin yang didapat susah payah dengan kemenangan 2-1 jelas menunjukan perjuangan Liverpool yang memang wajib terus meraih hasil positif di sisa pertandingan Premier League mereka. Sebab musim ini seharusnya bisa jadi momentum mereka untuk kembali merebut gelar yang terakhir mereka juarai entah kapan terakhir kali.

Kalau tidak, lagu dari Yuni Shara ft. Raffi Ahmad akan jadi soundtrack yang cocok untuk mereka. “Sekarang atau 50 tahun lagi, Liverpool tak akan juara liga”~

“Kami ingin tetap ada di perebutan gelar juara. Itulah yang kami lakukan. Belum pasti siapa uang jadi juara memang, tapi kami ingin terus berada dalam persaingan ini,” ujar Klopp seperti dikutip dari Detik.

Berjuang wajib, sambil berdoa tentunya agar lawan terpeleset. Kurang ajarnya Liverpool, setelah mengalahkan Fulham, mereka wajib berharap pada tim asal London untuk mengalahkan Manchester City di pertandingan selanjutnya.

Sial sekali tim asuhan Scott Parker itu. Sudah di peringkat kedua dari bawah, setelah bertemu Liverpool, mereka harus menghadapi Manchester City pula. Belum lagi lima pertandingan terakhir juga mereka babat dengan kekalahan beruntun.

https://twitter.com/shotongoal247/status/1107312049934221312

Meski meraih kemenangan, namun performa Liverpool mendapat cukup banyak kritik di laga itu. Apalagi blunder dilakukan oleh bek mereka yang katanya merupakan gabungan kekuatan dan kecerdasan dari Paolo Maldini, Alessandro Nesta, Carles Puyol, Franco Baresi, dan segala bek legenda sepak bola lainnya.

Virgil van Dijk memang selalu diagung-agungkan seluruh Kopites. Tapi bukan berarti ia tak bisa melakukan kesalahan. Sebuah blunder yang dilakukannya berbuah gol yang tercipta melalui rekan senegaranya, Ryan Babel.

“Kami memulai dengan begitu baik, dan banyak melakukan hal-hal positif tapi lantas kehilangan ritme. Saya bukan manajer paling berpengalaman dan saya punya masalah yang sama setelah laga Liga Champions,” ujar Klopp dikutip dari Detik.

“Gol Babel menunjukkan sepakbola memang seperti itu. Mereka pantas mendapat gol itu tapi kami pantas meraih tiga poin. Sore yang brilian menurut saya,” sambungnya.

Pada jalannya laga, Liverpool membuka keunggulan melalui Sadio Mane yang melakukan kerja sama dengan Roberto Firmino. Umpan satu dua diakhiri dengn tendangan keras ke gawang. Sebuah skema yang sangat baik memang. Tapi belum tentu gol jika Mane melakukan finishing dengan kepala sebab bola bergulir mendatar.

Blunder Van Dijk di babak kedua membuat Fulham menyamakan kedudukan. Memang sih Ryan Babel yang rambutnya merah macam rambutan itu rekan senegaranya dan juga pernah jadi pemain Liverpool. Mungkin gara-gara itu Van Dijk memberikan assist baginya.

Sundulan backpass Van Dijk mampu direbut Babel untuk menaklukan Alisson Becker. Mantan pemain Liverpool itu hanya mengangkat tangan menghargai mantan timnya.

Beruntun beberapa menit berselang Liverpool mendapat penalti yang berhasil dikonversi James Milner menjadi gol. Skor 2-1 pun bertahan hingga akhir pertandingan untuk kemenangan Liverpool.

Kemenangan membuat Liverpool memuncaki klasemen Liga Inggris dengan catatan 76 poin. Sementara Manchester City berselisih dua poin di bawahnya dengan tabungan satu pertandingan.

Main photo: Twitter

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here