AC Milan secara tak terduga mengalami kekalahan dalam lanjutan Seri A melawan Sassuolo. Menghadapi tim hidup segan mati tak mau itu, Milan takluk 1-2. Apakah ini ada hubungannya dengan European Super League? Entah.

Milan padahal sempat unggul lebih dulu di babak pertama lewat gol cantik Hakan Calhanoglu. Sebuah tendangan placing R2+Kotak melengkung indah bak mata Luna Maya. Kalau mata Najwa, nanti yang ada malah tegang.

Sayangnya, di babak kedua Sassuolo berhasil membalas dua gol lewat kaki Giacomo Raspadori. Raspadori ini bukan sejenis nama ikan yang dikonsumsi di cafe-cafe. Melainkan seorang manusia berjenis kelamin laki-laki berprotein tinggi.

Raspadori mencetak kedua golnya saat memasuki 15 menit terakhir. Pertama lewat colekan sambal kakinya usai memanfaatkan bola random. Tak bisa ditepis oleh Gigi Donnarumma.

Kedua, dia melakukannya usai menggocek Fikayo Tomori meski tak sampai patah pinggang. Bola ditendang dengan menyusuri tanah mengenai mistar dan masuk ke dalam gawang. Donnarumma cuma dibuat bengong.

Sassuolo pun mengakhiri laga dengan kemenangan 2-1. Sebuah hasil yang sangat menggembirakan bagi mereka.

Pelatih botak yang jarang keramas, Stefano Pioli, menegaskan bahwa kekalahan mereka tak ada hubungannya dengan European Super League. Jangan disambung-sambungi alias cocoklogi.

“Itu tidak mengganggu kami. Tidak ada yang mengganggu kami. Tidak ada kaitannya dengan itu,” kata Pioli.

SHARE
Previous articleHondacivic Kumat Lagi, Tren Kemenangan Inter Terhenti
Next articleKalau Chelsea Katanya Merasa Terganggu ESL
Bolatory memberikan informasi terkini tentang sepakbola dilengkapi data dan analisis dengan gaya penulisan sesuka hati, loncat ke sana-ke sini, serta menghiraukan semua masalah di muka bumi ini. Tapi kami bukan kera sakti, kami adalah Bolatory.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here