Real Madrid sok-sokan tidak mau menggunakan Santiago Bernabeu saat menjamu Shakhtar Donetsk di penyisihan grup Liga Champions tadi malam. Akibatnya, Madrid malah jadi ‘bau’ alias kalah dari Shakhtar 2-3.

Mungkin Shakhtar bete juga. Sudah datang jauh-jauh dari Ukraina tapi disuruh main di Stadion Alfredo Di Stefano yang lebih kecil dari Bernabeu. Ibaratnya, tamu datang jauh-jauh cuma disuguhi air putih.

Mungkin Madrid mikir-mikir juga. Namanya Bernabeu baru selesai direnovasi, mending pakai Di Stefano saja meski sebenarnya Bernabeu sudah bisa dipakai. Toh, tidak ada penontonnya ini.

Lawan Cadiz kemarin main di Di Stefano juga ternyata hasilnya kurang oke. Sekarang juga begitu. Mending Madrid segera mikir buat kembali memakai Bernabeu.

Nyatanya, Shakhtar malah jadi ngamuk dan leluasa membobol gawang Thibaut Courtois yang hidungnya mancung banget sudah seperti perosotan monas.

Padahal nih ya, Shakhtar itu lagi pincang banget. Soalnya 10 pemain mereka terinfeksi virus copid. Eh malah bisa menang.

Shakhtar dengan leluasa bisa unggul sampai 3-0. Tim kreatif pembuat meme sudah siap membuat konten. Mungkin akan berpikir bakal berakhir dengan skor 8-0 untuk kemenangan Donetsk. Harapannya demikian. Semakin banyak konten, semakin banyak uang yang didapatkan.

Tete, bunuh diri Raphael Varane, dan Manor Solomon sukses membuat Shakhtar unggul langsung 3-0. Yang kocak sih gol kedua, maksud hati menekel bola, Varane malah menendang bola ke gawang sendiri. Dipikirnya gawang bisa bergeser otomatis kali ya.

Untunglah Madrid mampu bangkit meski usahanya tidak cukup untuk comeback. Mereka berhasil memperkecil ketinggalan jadi 2-3.

Luka Modric menunjukkan kelasnya sebagai gelandang kelas dunia setelah mencetak gol lewat tendangan jarak jauh yang cukup indah seindah wajah Raline Shah.

Kemudian pada menit ke-59, giliran Vinicius Jr. yang mencetak gol. Tapi golnya ya biasa saja. Tidak seperti Modric.

Madrid sebenarnya mampu menyamakan kedudukan di akhir-akhir laga. Sudah senang banget itu Federico Valverde bisa menyelamatkan wajah Madrid di depan warga Madrid yang nonton dari layar kaca.

Sayangnya gol tersebut dianulir. Setelah wasit melihat VAR, Vinicius dianggap berada dalam posisi offside. Kasihan sekali kena PHP tingkat hokage.

Kekalahan ini membuat warga Madrid mulai panik. “Los Blancos” sudah kalah dua kali berturut-turut. Kemarin lawan Cadiz kalah juga di kandang sendiri. Malu-maluin saja.

Zinedine Zidane lalu berjanji bakal segera memperbaiki ini semua. Apalagi weekend nanti bakal bertarung dengan Barcelona yang baru bantai Ferencvaros.

“Kami akan mencari solusi dan kami akan menemukannya. Sekarang kami harus bersiap untuk duel Sabtu nanti [vs Barcelona di Camp Nou],” tutupnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here