El clasico is White! Real Madrid memenangkan laga klasik yang belakangan mulai enggak seru lagi. Menghadapi Barcelona di Camp Nou, “Los Blancos” sukses memenangkan laga ini dengan skor yakin 3-1.

Madridista pasti bangun siang karena tidurnya nyenyak dan pules. Sedangkan Cules-cules bisa jadi kepikiran enggak bisa tidur buat cari-cari alasan keesokan harinya.

Madrid memang lebih kuat di laga ini. Ya jelas saja, bisa bikin tiga gol sudah pasti lebih kuat. Mana ada bikin gol lebih banyak tapi dibilang kalah kuat.

Baru berjalan lima menit, Federico Valverde langsung menjebol gawang Barca yang dikawal Norberto Neto yang rambutnya tampil klimis sore itu. Setelah menerima operan dari Karim Benzema, Valverde tanpa ampun merobek gawang Neto meski tak sampai robek betulan.

Barca lalu mampu bangkit hanya dalam tiga menit. Setelah dibobol, mereka langsung kepikiran gimana caranya bisa bobol balik dengan cara yang halal. Enggak berkah kalau caranya tidak halal.

Ansu Fati akhirnya bisa membobol gawang Madrid usai menerima umpan silang mendatar dari Jordi Alba. Fati jadi pencetak gol termuda dalam sejarah El Clasico. Belum pernah ada pemain berusia 10 tahun yang mencetak gol di laga ini.

https://twitter.com/GreatWhite_9/status/1320036370685980672

Pertandingan berjalan baru delapan menit sudah ada dua gol balas-balasan. Kedua belah pihak pasti berharap pertandingan berjalan seru bisa balas-balasan sampai 13x. Sayangnya hal itu tak terjadi.

Angka 1 dan 3 benar terjadi, tapi bukan 13 macam Ajax mengalahkan VVV Venlo. Namun skornya 1-3.

Pertandingan berlangsung alot kayak kerupuk kelamaan di kaleng. Kedua tim berbalas serangan dan sama-sama punya banyak peluang jadi gol. Yang disundul melenceng ke kiri, yang ditepis kiper, yang menendang ke atas mengincar burung, dan lain sebagainya.

Sampai akhirnya di pertengahan babak kedua, Madrid menggesek voucher yang berhasil dikonversi jadi gol. Beda dengan Barca yang nyaris gesek voucher di babak pertama, tapi ternyata ketahuan wasit kalau Casemiro melakukan tekel bersih kepada Lionel Messi.

Sedangkan vouchernya Madrid berhasil didapat setelah Sergio Ramos ditarik Clement Lenglet. Dengan sedikit acting yang masih jauh dari level nominasi Oscar, wasit terperdaya.

Pasalnya, memang betul ada penarikan dari Lenglet. Namun ya Ramos lebay juga. Namun namanya juga sepak bola, memang harus ada bumbu-bumbu dan trik seperti itu untuk mencuri poin.

Ramos tanpa Setra itu sukses menjadikan penalti tersebut jadi gol. Sayang banget kalau dibuang-buang.

Barca bukan tanpa usaha untuk membalasnya lagi. Namun memang pertahanannya Madrid lagi kuat banget malam ini. Kokoh bak tembok Mako Brimob.

Berkali-kali dihajar tapi mentok terus. Kalau tak mentok bek Madrid, mentok kiper berhidung mancung.

Keasyikan menyerang, Barca lupa pertahanan sendiri. Mereka kebobolan lagi pada menit akhir setelah Luka Modric dengan asyic menggocek-gocek para pemain Barca termasuk Neto Murara, sebelum menendangnya pakai kaki bagian luar.

Kekalahan ini membuat Barca masih mandek di peringkat ke-12 La Liga atau peringkat kedua “Wilayah Timur”, masih kalah dari Eibar. Namun, Barca masih memiliki tabungan dua laga.

Pelatih Barca, Ronald Koeman, mengaku bete dengan sikap wasit yang katanya kurang adil. Dia memprotes keras keputusan wasit Martinez Munuera yang memberikan penalti kepada Real Madrid.

“Saya tak mengerti keputusan wasit, VAR hanya diambil untuk menentang Barcelona,” kata Koeman disalin dari BolaSport.com dari Sport.

“Dia (wasit) mengatakan kepada saya itu penalti, yang saya tak mengerti. Saya tidak menyukainya,” ujarnya saat berbicara dengan wasit pasca-laga.

Sedangkan Zinedine Zidane bilang kalau tanpa penalti sekalipun, Madrid tetap layak menang.

“Wasit pergi melihat monitor dan memutuskan itu penalti. Saya tak bicara soal wasit, yang punya tugas berat,” kata Zidane dikutip Detik.

“Jadi saya tak akan bicara soal mereka hari ini. Terlepas dari apa yang terjadi, saya rasa kami layak untuk menang. Saya cuma bisa bilang, saya bangga dengan tim ini,” imbuhnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here