Real Madrid menjamu Paris Saint Germain pada laga lanjutan Champions League matchday keenam. Pada laga yang digelar di Santiago Bernabeu, tuan rumah gagal memanfaatkan keunggulan dua gol. Pertandingan berakhir dengan skor imbang 2-2.

Duel ini merupakan salah pertandingan yang paling dinanti di liga Champions. Keduanya merupakan tim ‘anak sultan’ soalnya alias kaya sekali dan punya banyak uang. Dengan segudang pemain mahal, perlu dinanti siapa yang lebih jago.

Beda dengan dua tim lain di Grup A yakini Club Brugge dan Galatasaray yang paling kekayaannya hanya semacam remah-remah tepung ayam Sabana bagi Madrid dan PSG. Kalau mau main kaya-kayaan agar bisa lolos, Madrid dan PSG ini sudah pasti auto-lolos ke babak selanjutnya.

Ibarat anak-anak yang besar di tahun 2000-an, mereka ini macam anak yang ulang tahunnya dirayakan di McD.

Meski demikian, performa yang ditunjukan PSG dan Madrid nyatanya memang jauh kelasnya. Hasil imbang ini cukup untuk membuat PSG dan Madrid lolos ke babak 16 besar.

PSG dipastikan kedinginan di puncak klasemen dengan 13 poin dari lima pertandingan dan belum terkalahkan. Sementara Madrid juga nyaman di posisi kedua dengan delapan poin. Selisih lima poin dari Club Brugge di posisi ketiga.

Madrid sebenarnya sudah unggul dengan dua gol terlebih dahulu dibanding tamunya. Bertindak sebagai tuan rumah, Madrid mainnya cukup ngegas macam Valentino Rossi.

Mantan mereka yang kini jadi penjaga gawang PSG, harus bekerja keras banting tulang untuk menyelamatkan gawang.

Sebuah serangan yang dibangun dari lini belakang Madrid di menit ke-17 berbuah gol pertama “Los Blancos”. Dimulai dari pergerakan calon cyborg baru mereka bernama Eden Hazard, bola terus mengalir ke depan hingga akhirnya diselesaikan oleh Isco.

Namun tendangannya ditepis tiang gawang yang berhasil membuat penyelamatan tanpa bergerak sama sekali. Bola liar lantas langsung disambar Karim Benzema di depan gawang.

Madrid nampaknya sempat ketar-ketir setelah Thibaut Courtois diberi kartu merah gara-gara melanggar Mauro Icardi. Namun setelah melalui VAR, keputusan dibatalkan.

Benzema akhirnya kembali menggandakan keunggulan Madrid di menit ke-79 melalui sebuah sundulan.

Sudah unggul dua gol di menit itu, Madrid sudah merasa menang mungkin. Hilang focus langsung. Alhasil kurang dari lima menit setelahnya, Courtois sudah kebobolan dua gol. Dimulai dari gol Kylian Mbappe, yang langsung disusul oleh gol Pablo Sarabia. Hingga laga usai, skor 2-2 tetap bertahan untuk kedua tim.

“Kami menunjukkan mentalitas kami. Kami tidak pernah menyerah. Setelah kami mencetak gol pertama, pertandingan jadi lebih mudah,” ujar Thomas Tuchel, dikutip dari Detik.  

Zidane sendiri mencemaskan kondisi Hazard yang menderita cedera di laga itu.

“Ya, ini mengkhawatirkan,” kata pelatih Madrid itu dikutip dari Sportstar.

“Nampaknya cukup serius, tapi saya harap tidak. Saya tidak bisa mengatakannya sekarang.”

Main photo: @squawka

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here