Villarreal mendapat poin penuh saat menjamu lawannya, Astana, tim yang terkenal di negaranya sana. “The Yellow Submarine” butuh pergantian pemain dulu baru bisa menang dengan skor 3-1.

Nicola Sansone memang mampu bikin Villarreal unggul duluan meski pertandingan baru berjalan 16 menitan. Sansone sukses mencetak gol karena mampu memasukkan bola ke dalam gawang dan bola melewati garis gawang sepenuhnya.

Sayangnya, keunggulan itu hanya berlangsung 50 menitan. Villarreal tak boleh lupa kalau pertandingan bola itu mesti 90 menit. Kecuali Walk Out alias W.O.

Pada menit ke-68, Yuri Logvinenko mampu menyamakan kedudukan dengan sengaja. Sedangkan bek-bek Villarreal tak sengaja kebobolan.

Skor seri bikin pelatih Fran Escriba harus memutar otak meski kepalanya tak diputar. Dia lalu mengubah strategi dengan memasukkan dua pemain bernama Cedric Bakambu dan Denis Cheryshev.

Hasilnya, kedua pemain itu yang bikin Villarreal jadi menang. Bakambu yang baru masuk lima menit langsung membuat gol kocak yang sempat menyungsep usai dihadang pemain Astana. Bakambu ini bukan sejenis tanaman, tapi striker Villarreal yang lumayan ngotot mainnya.

Awalnya berharap pelanggaran, tapi ternyata wasit memutuskan untuk melanjutkan permainan. Di situlah Bakambu bangun lagi dan langsung menggiring bola lalu diselesaikan dengan cara damai. Yakni dengan tendangan placing R2+kotak ala PES.

Dua menit berselang, giliran Cheryshev yang baru tiga menit dimasukkan, lalu bikin gol ketiga mengganjilkan kemenangan Villarreal di laga perdana mereka.

“Babak pertama berjalan cukup baik. Tapi kami gagal menguasai bola di babak kedua dan kebobolan. Beruntung, kami mampu bereaksi cepat setelah skor disamakan oleh mereka,” kata Escriba dikutip La Stampa.

Escriba patut mendapat pujian. Terutama Bakambu yang mampu mengubah permainan melalui kelok sembilan Messi-nya. Selamat, Villarreal!

Main photo: @EuropaLeague

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here