Liverpool boleh merasakan keberuntungan di penghujung tahun 2020. Meski meraih dua hasil imbang berturut-turut di penghujung tahun, Liverpool masih dikasih kesempatan untuk memimpin klasemen.

Alhasil, skuat Juergen Klopp ini boleh berpesta tahun baruan di Puncak selama masih menerapkan protokol kesehatan dan memperlihatkan hasil SWAB negatif.

Apalagi pihak kepolisian sudah tegas mengusir pengendara dari arah Cianjur maupun Ciawi jika tidak menunjukkan hasil tes SWAB negatif. Untunglah, Liverpool punya “hasil tes” tersebut.

Pada laga terakhir lawan Newcastle United, Liverpool hanya bermain imbang tanpa gol. Sebelumnya lagi, mereka seri dengan West Bromwich Albion.

Dengan dua hasil seri tersebut, Liverpool kini menjadi tim paling banyak kedua yang mengoleksi hasil imbang sampai enam kali. Setelah Brighton yang sampai tujuh kali.

Kalau seri terus, nama mereka sepertinya cocok diganti saja jadi Liseripool. Untungnya mereka masih memimpin klasemen. Beda dengan Juventus di klasemen sebelah, seri enam kali tapi ada di posisi keenam.

Makanya, fans Liverpool harus benar-benar bersyukur. Juergen Klopp sendiri juga mengaku keunggulan ini tak spesial karena kebanyakan serinya.

“Menjadi yang teratas itu bagus tapi itu tidak berarti apa-apa. Kami imbang malam ini dan kami masih berada di puncak klasemen, jadi itu menunjukkan betapa sulitnya musim ini bagi semua orang,” kata Klopp, dilansir BBC, dikutip Sindonews.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here