Polandia harus mengakui ketangguhan Senegal pada lanjutan pertandingan grup H yang berakhir dengan kedudukan 1-2. Kemenangan Senegal ini juga menjadi lebih berarti karena menjadi kemenangan pertama tim asal benua Afrika di turnamen tersebut.

Bahkan pada semua grup tim Afrika belum ada yang bisa meraih poin. Alhasil berkat kemenangan tersebut, pelatih Senegal yaitu Aliou Cisse mengatakan ia mendapat telepon dari banyak tempat di Afrika. Bukan untuk minta pulsa tentu melainkan ucapan selamat.

Cisse juga mensyukuri kemenangan tersebut. Ia menilai hal itu adalah sebuah permulaan positif. Apalagi sejak 2002 Senegal hanya bisa menonton dari layar kaca saja karena tidak pernah lolos kualifikasi.

“Kami mempersiapkan untuk mengontrol pertandingan, baik secara taktik maupun emosional. Kemenangan ini berarti kami memasuki turnamen dengan cara terbaik yang bisa dibayangkan,” ujarnya dikutip dari Goal.

“Tentu saja kemenangan ini emosional, karena saya berani menjami Anda segenap rakyat Afrika mendukung kami. Saya mendapat begitu banyak telepon dari berbagai tempat. Kami bangga bisa mewakili Afrika!” pungkasnya semringah.

Polandia cukup menderita di laga ini. Pasalnya kedua gol yang Senegal hasilkan tak lepas dari campur tangan mereka. Gol pertama adalah gol bunuh diri. Sedangkan gol kedua tercipta berkat blunder yang dilakukan pemainnya. Jadi sebenarnya Polandia yang lebih unggul pada laga ini karena ikut berpartisipasi dalam terjadinya tiga gol tersebut.

Jalannya pertandingan berlangsung seperti biasa. Lagu kebangsaan masing-masing tim dinyanyikan. Aneh soalnya kalau mau pertandingan nyanyi lagu Kangen Band dulu. Babak pertama Senegal sudah unggul 1-0.

Sepakan jarak jauh seorang pemain Senegal salah diantisipasi oleh Thiago Cionek. Berniat menghalau bola, Cionek malah membuat arah bola menipu kiper yang namanya sult diucapkan Wojciech Szczesny. Meski telah mencetak gol, Cionek tidak lantas merayakannya bersama para pemain Senegal.

Polandia yang berusaha mengejar ketertinggalan justru kembali kebobolan di menit ke-60. Kesalahan backpass Grzegorz Krychowiak membuat Szczesny terpaksa keluar dari sarangnya. Bukan untuk mencari makan namun untuk menghalau bola.

Entah apa yang ada di pikiran Krychowiak, malah menendang jauh ke belakang bukannya ke depan. Mungkin dia lupa memakai Google Maps sehingga tak tahu arah dan tujuan.

Kebetulan sekali Mbaye Niang larinya kencang dan bergerak cepat untuk mendapatkan bola macam tukang parkir Alfamart. Szczesny pun telat datang, kemudian Niang mencetak gol ke gawang yang kosong. Tak usah pakai kali lagi juga bisa.

https://twitter.com/Sporf/status/1009109633645056001

Polandia baru bisa membalas empat menit jelang pertandingan usai. Berawal dari tendangan bebas Kamil Grosicki, Krychowiak dengan bebas melepaskan sundulan terukur yang membuat kiper Senegal mati kutu dan mati gaya. Untung saja tidak mati kocak.

Hingga pertandingan berakhir kemenangan 2-1 tetap menjadi milik Senegal. Mereka menempati posisi puncak klasemen dengan tiga poin sementara Polandia terbenam di dasar klasemen.

https://twitter.com/Footy_JokesOG/status/1009118747192262656

Main photo: starexponent.com

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here