Barcelona mengakhiri perlawanan tim kuda hitam Athletic Bilbao di partai final Copa del Rey tadi malam. Tim berjuluk Blaugrana itu membantai Bilbao dengan skor 4-0. Sungguh kejam sekali.

Laga final itu harusnya berjalan sengit, misalnya skor 2-1, 3-2, atau 6-5. Jadinya berjalan seru, tanpa komentator yang katanya hiperbola juga pasti akan seru ditontonnya.

Namun di laga final ini, yang ada hanya kekuatan berat sebelah. Barca secara dominan unggul dan mencetak empat gol tanpa ada balasan sama sekali. Entah Barca yang terlalu kuat atau Bilbaonya yang kelewat payah.

Padahal, di babak pertama masih berjalan imbang. Sampai di awal babak kedua juga demikian. Barca banyak serangannya tapi banyak juga gagalnya.

Kebuntuan baru dipecahkan lewat Antoine Griezmann pada menit ke-60. Frenkie De Jong dengan cekatan dan cermat mengirimkan operan silang ke Griezmann. Jadi Griezmann enak banget dapat bola gitu tinggal menaruh kaki saja.

https://twitter.com/brfootball/status/1383540721655828488

Hanya berselang dua menitan, giliran De Jong yang jadi pencetak golnya. Kali ini dia dapat umpan dari Jordi Alba. Dengan tandukan sambil nyusruk, bola pun dapat masuk ke gawangnya Bilbao.

Lima menit kemudian, Barcelona makin memperbesar keunggulan. Aksi individu cantik dari Lionel Messi, yang sebenarnya kita sudah biasa melihat aksi semacam itu, mampu bersarang ke gawang Bilbao dengan pasrah. Bikin kiper Bilbao bernama Unai Simon pasrah sejadi-jadinya.

Empat menit kemudian, Barcelona tambah gol lagi lewat Messi. Umpan silang mendatar Alba bisa disepak dengan tendangan hapalan Messi. Meski sudah ditangkis Simon, bola tetap masuk ke gawang. Mungkin lain kali Simon boleh coba susun batako di depan gawang biar lebih kuat lagi.

Praktis, Barca mencetak keempat golnya hanya dalam kurun 12 menit. Artinya tiap empat menit sekali mencetak gol. Namun hanya dalam periode menit ke-60 sampai ke-72 saja mereka mencetak gol. Habis itu sudah. Berhenti.

“Kami bahagia sekali dan kami pantas memenangi paling sedikit satu trofi musim ini dan kami akan berjuang keras demi La Liga sampai pertandingan terakhir,” kata Ronald Koeman dikutip dari Okezone.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here