Borussia Dortmund memastikan diri merebut satu tiket ke babak 16 besar Liga Champions musim ini. Meski ditahan oleh tamunya Lazio, Dortmund sudah boleh mendapatkan tiketnya.

Dortmund memang meraih 10 poin unggul satu poin dengan peringkat dua Lazio dan tiga poin dengan Club Brugge. Secara matematis, Dortmund tak mungkin dikejar oleh Brugge meski di laga terakhir Dortmund kalah 0-69 dari Zenit St. Petersburg.

Soalnya, secara head to head Dortmund ini sudah jauh unggul ke mana-mana dari Brugge. Mereka mengalahkan Brugge dua kali dengan skor kembar, 3-0.

Yang harus dipertahankan Dortmund adalah mempertahankan posisi puncak klasemen. Demi menghindari lawan-lawan tangguh di 16 besar, meski mereka dipastikan terhindar dari Bayern Muenchen.

Sementara Lazio masih belum boleh jalan. Mereka bisa saja keok di laga terakhir penentuan melawan Brugge. Hasil seri sepertinya sudah cukup meski tidaklah gampang. Dikira lawannya tidak mau menyerang kali.

Pada laga ini, Dortmund berhasil unggul lebih dulu lewat kaki Raphael Guerreiro. Dia menerima umpan terobosan hasil pencetan segitiga dari Thorgan Hazard.

Pepe Reina yang sudah berpengalaman di UCL tetap saja kebobolan lewat kolong kakinya. Disarankan kepada Reina untuk mengenakan sarung cap Gajah Duduk di laga berikutnya.

Dortmund gagal menang setelah di babak kedua mereka terkena penalti. Penaltinya bukan penalti potongan duit, melainkan tendangan penalti di depan gawang.

Kejadiannya persis di garis kotak penalti saat Nico Schulz menabrak Sergej Milinkovic-Savic. Meski si Milinkovic-Savic nyusruk-nya di luar kotak, tapi pelanggarannya terjadi pas banget di garis.

Ciro Immobile tak mau menyia-nyiakan voucher ini. Dia memang sudah jadi member tetap buat dapatkan voucher penalti sejak musim lalu.

Skor pun bertahan hingga peluit akhir ditiup wasit. Sampai detik ini pun skornya juga masih 1-1, tidak berubah.

“Kami memiliki penyesalan pada malam ini. Kami semestinya telah dapat lolos. Namun kami tampil hebat, memperlihatkan karakter dan kepribadian yang bagus saat melawan tim yang saya yakini sangat kuat,” kata Inzaghi seperti dikutip dari laman resmi UEFA, rada menyesal.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here