Napoli secara mengejutkan menelan kekalahan tidak penting saat menjamu tim hidup segan mati tak mau, Cagliari. Padahal mereka main di stadion kebanggaannya sendiri, di depan warganya sendiri, tapi malah kalah dengan menyesakkan.

Bagaimana tidak sesak, sepanjang laga “Partenopei” ini menguasai jalannya pertandingan. Cagliari yang memakai kostum hijau enggak jelas macam benalu pohon mangga itu hanya dibuat menunggu saja di pertahanan sendiri.

Bertubi-tubi serangan dilancarkan tapi masih ada dua sosok yang menjadi pahlawan di pertahanan Cagliari. Pertama kiper Robin Olsen yang mampu menepis 2-3 peluang emas Napoli. Kedua adalah tiang gawang yang juga berhasil menepis dua tendangan Dries Mertens.

Memasuki menit ke-87, menjelang akhir laga, Cagliari melakukan serangan anak STM. Memukul mundur pasukan Brimob dengan serangan tak beraturan. Tapi yang ini masih rada beraturan.

Umpan silang Nahitan Nandez dengan cermat disundul oleh Lucas Castro pakai kepalanya sendiri, bukan kepala orang lain. Pendukung Napoli pun terdiam, tak tahu apa yang harus dilakukan, meski tak harus menunggu untuk tahu namamu bagai lirik lagu Maliq & Hal-hal Penting.

Pemain Napoli sempat protes entah apa yang diprotesnya. Soalnya posisi Castro tidak berada dalam posisi offside. Bahkan Kalidou Koulibaly sampai diusir oleh wasit dari lapangan.

Cagliari sangat gembira bisa memetik kemenangan di kandang Napoli yang dikenal seram. Apalagi, sekarang mereka berada di posisi keempat. Kapan lagi berada di zona Liga Champions. Kali saja bisa kayak Atalanta musim lalu.

“Ketika kami pergi ke sini, saya tahu tim kami pandai memperlambat permainan. Hal itu berjalan sukses dan kami berhasil mengambil satu kesempatan untuk mengalahkan Napoli tanpa kebobolan, hal itu sangatlah sulit,” ujar pelatih Cagliari, Rolando Maran.

Sementara pelatih Napoli, Carlo Ancelotti, sangat berang dengan kritikan akibat kekalahan ini. Mereka dicibir oleh wartawan karena terlalu banyak membuang peluang. Berdasarkan Whoscored, Napoli melepaskan 30 namun hanya lima on target dan nihil gol.

“Saya tidak akan menilai jelek performa kami secara keseluruhan hanya karena satu insiden. Napoli bermain sangat baik. Kami seharusnya bisa lebih baik, tapi memang benar seperti itu di setiap situasi. Saya tidak menilai permainan kami berdasarkan hasil akhir dan saya tidak terima sikap seperti itu,” ucap Ancelotti.

Main photo:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here