Dunia sepak bola baru-baru ini kembali mendapat kabar buruk. Manajer Bologna yaitu Sinisa Mihajlovic divonis menderita leukemia, penyakit yang membuat ibu negara Ani Yudhoyono meninggalkan kita semua. Mihajlovic mengaku menolak menyerah dan akan melawan penyakitnya tersebut.

Leukemia adalah kanker darah yang diidap oleh almarhumah Ibu Ani mulai dari akhir tahun lalu. Hanya berselang beberapa bulan, penyakit ganas itu makin membuat almarhumah jadi semakin parah. Baru saja beberapa waktu lalu, Ibu Ani dipanggil ke Yang Maha Kuasa akibat leukemia.

Itulah mengapa, saat mendapat kabar itu Mihajlovic tak kuasa menahan kesedihan. Pria berusia 50 tahun itu mengatakan dirinya melewati waktu berhari-hari sambil menangis.

“Itu merupakan pukulan telak saat menerima berita itu. Berhari-hari saya hanya bisa duduk dan menangis, hidup Anda berlalu di depan mata,” kata Mihaljovic seperti dilansir dari Liputan6.

Memang Leukemia bisa disebut sebagai salah satu penyakit paling agresif dan cukup berbahaya. Leukemia yang juga disebut sebagai kanker darah adalah penyakit dimana pertumbuhan sel-sel darah menjadi tidak normal.

Tak hanya pola hidup, faktor lain seperti genetik dan lingkungan juga berpengaruh pada kemunculan penyakit tersebut.

Meski demikian Mihajlovic mengaku tidak mau menyerah begitu saja pada sakitnya. Ia mengaku akan berusaha keras melawan dengan menjalani seluruh pengobatan yang dibutuhkan.

“Saya ingin menghadapinya dengan dada membusung, menatap matanya seperti yang selalu kulakukan. Saya tidak sabar ingin ke rumah sakit dan mulai bertarung. Itu agresif, tapi bisa dikalahkan,” kata Mihajlovic yang baru setengah musim menangani Bologna.

“Sayangnya, tidak ada yang diberikan kepada saya selama hidup ini. Saya harus berjuang untuk segalanya, dan saya juga akan berjuang untuk ini,” ujar Mihajlovic.

Dukungan terhadap perjuangan Mihajlovic terus mengalir dari berbagai pihak. Banyak yang mengapresiasi sikap Mihajlovic yang tak mudah menyerah pada keadaan.

Pihak klub melalui Presiden Joey Saputa memastikan bahwa Mihajlovic akan tetap menjadi manajer Bologna untuk musim depan.

Mihajlovic sendiri menangani Bologna sejak pertengahan musim lalu, tepatnya di bulan Januari. Ia menggantikan posisi Filippo Inzaghi yang diputus kontraknya oleh manajemen.

Mihajlovic lalu mampu mengangkat Bologna yang tadinya berada di peringkat tiga besar dari bawah a.k.a zona degradasi, lalu berakhir di urutan 10 pada klasemen akhir.

Tetap berjuang, Sinisa!!

https://twitter.com/IFTVofficial/status/1150481901741924353

Main photo: @sporf

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here