Juventus dan Inter Milan menjalani laga besar bertajuk Derby d’Italia secara tertutup pada pertandingan tunda gelaran Serie A. Tuan rumah berhasil unggul 2-0 berkat gol yang dicetak Aaron Ramsey dan Paolo Dybala.

Mungkin hasil akhir ini merupakan bentuk solidaritas Inter Milan kepada bangku stadion yang tidak dihadiri penonton, Inter melakukan hal yang sama. Mereka menyamakan skor akhir mereka dengan bangku stadion yang sama-sama kosong.

Laga ini sendiri digelar tertutup menyusul kondisi Italia yang sedang terdampak penyebaran virus Corona.

Hasil 2-0 jelas membuat Inter nampaknya makin tak tertolong untuk mengejar puncak klasemen. Sebelumnya mereka memang tampil menjanjikan macam omongan leader MLM di awal musim.

Sayang setelah kembali menelan kekalahan, Inter kini tertinggal sembilan poin dari Juventus yang memuncaki klasemen meski masih menyisakan satu laga. Makin sulit saja untuk memutus dominasi Juventus di Serie A.

Sementara Juventus dengan trofi Serie A benar-benar “ah shit, here we go again”. Sudah hawa-hawa auto-juara lagi mereka. Harapan justru kini berada di puncak Lazio dengan 62 poin dan berada satu poin di bawah Juventus.

https://twitter.com/Sporf/status/1236768110306365441?s=20

Bertanding dengan kondisi stadion yang terasa seperti kandang Manchester City saja yang stadionnya sering lowong, kedua tim bermain imbang 0-0 di babak pertama.

Juventus akhirnya memecah kebuntuan lewat gol Aaron Ramsey di menit ke-54.

Saat bermain untuk Arsenal, ada mitos yang mengatakan bahwa gol Ramsey ini membawa kutukan. Semoga saja usai mencetak gol, besok virus Corona akan mati. Bagi yang setuju ketik “amin” di kolom komentar, garansi masuk surga, cashback 30% pula.

Hanya 13 menit berselang, Juventus menggandakan keunggulan lewat Paolo Dybala. Kerja sama satu dua dengan Ramsey diakhiri dengan sepakan kaki bagian luar Dybala dari dalam kotak penalti.

Kalau di kampung-kampung bilangnya tendangan efek yang seperti itu. Entah efek apa. Efek samping mungkin.

Inter makin kesulitan mengejar usai Daniele Padelli mendapat kartu merah di menit ke-79. Hingga laga usai skor 2-0 bertahan untuk kemenangan Juventus.

“Kami berbicara tentang tim Juventus yang semakin kuat setiap tahun selama delapan musim, menambah pemain-pemain berkualitas dengan banyak pengalaman dan trofi,” ujar Antonio Conte, dikutip dari Detik.

Sementara Maurizio Sarri menilai gol pertama mengubah jalannya laga tersebut. “Keseimbangan pertandingan berubah setelah gol kami. Kami melewati 20 menit yang sangat tangguh setelah gol tersebut dan mendapatkan rasa percaya diri, sementara di saat yang sama Inter mulai tidak percaya diri,” pungkasnya.

https://twitter.com/FutbolBible/status/1236737049488764928?s=20

Main photo: Twitter

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here