Arsenal melanjutkan tren positif yang dilakukan tim-tim Inggris lainnya di kompetisi Eropa, kecuali Manchester United. Tim berjuluk “The Gunners” itu sukses membantai Molde dengan skor 4-1.

Molde ini bukan sejenis nama biskuit atau kacang-kacangan. Molde ini sejenis klub bola asal Norwegia yang bermain di Liga Europa. Namun, mereka harus menyadari perbedaan kelas dengan Arsenal.

Padahal, Arsenal ini kelasnya di Inggris masih berstatus medioker. Tetapi bila dibandingkan Molde, ternyata Arsenal masih di atas kelas.

Padahal, pemain muda Molde, Martin Ellingsen, sempat bikin timnya unggul lebih dulu lewat tendangan jarak jauh Anyer-Panarukan. Para kreator meme sudah bersiap-siap membuat bahan caci maki jika Arsenal mengalami kekalahan.

Untunglah, hal itu tidak terjadi. Ternyata eh ternyata, Arsenal punya agen ganda di Molde. Dua pemain Molde sampai membantu Arsenal untuk meraih kemenangan.

Maksud hati memotong umpan silang Edward Nketiah, Kristoffer Haugen yang bukan saudaranya Tom Hagen itu malah membobol gawang sendiri pada proses terciptanya gol balasan Arsenal.

Arsenal kembali dibantu agen ganda berikutnya dari Molde, yakni Sheriff Sinyan yang bukan saudaranya Sinchan, ikut-ikutan bikin gol ke gawang sendiri. Sepertinya dia tidak mau kalah dari Haugen.

Barulah berikutnya pemain Arsenal betulan yang bikin gol ke gawang Molde. Mereka adalah Nicolas Pepe tanpa Satpol dan Joe Willock di akhir-akhir laga.

Pelatih Mikel Arteta pun senang dengan hasil ini meski harus dibantu oleh dua agen ganda.

“Kami memandang kompetisi ini [Liga Europa] bukan hanya untuk memberi kesempatan pemain muda, kami memandang kompetisi ini dengan sangat serius dan kami ingin menurunkan pemain dalam performa terbaiknya,” tandasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here