Sadio Mane dikenal kerap kali mengikuti selebrasi dari teman-temannya ketika mencetak gol, terutama Roberto Firmino. Namun belakangan Mane mengungkapkan fakta yang tidak kalah mencengangkan dibanding kulit sunat ada ekstraknya. Mane mengatakan bahwa selama ini justru Firmino yang mencontek selebrasinya.

Sejak musim lalu, Mane menjadi salah satu kunci permainan Liverpool. Bersama dengan Firmino dan Mohamed Salah, ketiganya bisa jadi mimpi buruk bagi para bek lawan. Kalau yang jadi striker adalah DJ Katty Butterfly bisa jadi malah mimpi basah bukan mimpi buruk.

Masing-masing dari ketiganya bahkan mampu mencetak 10 gol atau lebih pada Liga Champions. Meskipun pada babak final, “The Reds” akhirnya takluk pada partai final saat melawan Madrid.

Selain visi bermain yang luar biasa dan tajam di depan gawang, Mane juga dikenal sebagai pemain yang suka ctrl+C kemudian ctrl+V alias copas alias meniru selebrasi rekan setimnya.

Sepertinya terlihat tidak kreatif alias ikut-ikutan doang. Padahal selebrasi mau seperti apa bebas-bebas saja. Asal jangan buka celana lalu gali-gali pasir di pinggir lapangan.

Kalau perlu selebrasi seperti itu dibuat hak cipta saja sekalian biar tidak ada ribut-ritut. Lumayan jika ada yang menggunakannya, bisa dapat royalti. Apalagi kalau selebrasinya dipasang di Spotify, bisa dapat uang per berapa kali putar.

Salah satu pemain yang menjadi target favorit copas dari Mane adalah Firmino. Ketika striker Brasil itu mencetak gol, Mane sering tertangkap kamera menirukan gaya-gaya Firmino. Mulai dari “tendangan kungfu” hingga “tarian” mantan striker Hoffenheim itu. Apa juga diikuti oleh Mane.

 

Belakangan, terungkap sebuah fakta yang diungkapkan bukan pada acara hipnotis Uya Kuya. Ternyata, selebrasi Firmino yang sering ditirukan Mane tersebut sejatinya merupakan milik pemain asal Senegal. Sebaliknya, Firmino yang menyontek selebrasi tersebut kala melakukannya di sesi latihan.

Nah lho? Jadinya siapa yang meniru siapa yang ditiru? Memang namanya industri kreatif suka begitu. Padahal orang lain yang punya ide, tapi diembat sama temannya yang kemudian dipopulerkannya. Kemudian dia lah yang terkenal dan dapat duit dari mana-mana.

Mane sengaja menegaskan kalau Firmino lah yang meniru-niru selebrasi dirinya saat latihan. Soalnya takut kena langgar hak cipta atau plagiat. Zaman segini memang gampang plagiat, apalagi buat mahasiswa yang tinggal copas saja buat bikin tugas dari Wikipedia.

Padahal dosennya juga tahu kalau mahasiswanya itu sedang copas. Soalnya semua mahasiswa mengambil sumber yang sama tanpa ada yang diubah sedikit pun.

“Para penggemar harus tahu kebenaranny. Sebenarnya Firmino meniru saya, bukan saya yang meniru dirinya!” ungkap Mane dikutip dari Goal.

https://twitter.com/LFC/status/1032564083487399936

“Tendangan itu milik saya. Kami mencobanya di tempat latihan. Dia mencetak gol dan saya berada di belakangnya. Tarian bersama Philippe [Coutinho] dan Bobby [Firmino] juga milik saya!” tegasnya, begitu mantap.

Namun, Mane tentu tidak sakit hati selebrasinya diembat Firmino. Namanya juga teman, meski hitungannya makan teman. Dia ngomong begitu dengan nada bercanda, jadi jangan terlalu dibawa perasaan.

Mane sendiri pada musim ini menjadi pemain yang paling tajam di kubu Liverpool. Setelah dua pertandingan Premier League, Mana yang musim ini mengenakan nomor punggung 10 telah mencetak tiga gol.

Main photo: thisisanfield.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here