Dalam setahun terakhir, nasib Gareth Bale di Real Madrid berjalan penuh gejolak. Tak hanya memiliki hubungan yang kurang baik dengan pelatih, ia juga kerap menjadi cemoohan suporter. Tapi hal tersebut nyatanya berbanding terbalik dengan kondisinya di timnas Wales.

Sejak awal musim lalu, nama Bale memang jadi sorotan di kubu Madrid. Kemampuan berbahasa Spanyol dari Bale yang buruk membuat dirinya mendapat kritik keras.

Sebenarnya Bale juga tidak bisa berbahasa Sunda atau Minang, tapi hal tersebut tidak menjadi masalah karena tidak dibutuhkan kecuali ia bermain di klub Jawa Barat atau klub Sumatra Barat.

Apalagi sebab hal itu, hubungan Bale dengan para penggawa Madrid juga dikabarkan tidak terlalu akrab.

Para suporter juga tak mau kalah mencemooh Bale saat ia dimainkan. Performa Bale yang dianggap jelek menjadi penyebabnya.

Setelah Zinedine Zidane mengambil kursi kepelatihan, makin makin si Bale ini jadi public enemyi no.1 macam John Dillinger.

Pria yang rambutnya jarang rontok itu secara terang-terangan ingin mendepak Bale dari Madrid.

Tentu saja ‘pem-bully-an’ selama setahun terakhir ini membuat Bale tidak betah dan ingin angkat kaki dari Santiago Bernabeu.

Tapi masalah biaya transfer dan gaji yang tinggi menghambat kepindahan Bale dari Madrid. Sebuah klub asal China sempat berniat untuk mendatangkan Bale. Tapi justru Madrid yang membatalkan transfer tersebut.

Disuruh pindah, tapi ditahan-tahan juga. Macam film Warkop DKI saja kondisi Bale ini yang maju kena mundur kena.

Walau sempat mogok dan tidak mengikuti laga pra-musim, Bale justru dimainkan pada laga perdana Madrid di La Liga.

Winger yang termasuk dalam golongan RX-King itu bahkan berperan dalam memberikan assist untuk gol Karim Benzema.

Meski di Madrid dipandang sebelah mata, tapi nasib Bale berbanding terbalik bersama timnas Wales.

Namanya masuk dalam susunan skuat yang dipanggil Ryan Giggs untuk menghadapi babak kualifikasi Piala Dunia 2022 melawan Azerbaijan dan Belarus di Cardiff, bulan depan.

Tak hanya itu, Bale juga dipercaya memegang ban kapten dalam laga itu setelah Ashley Williams terpaksa absen dalam dua laga tersebut. Tapi pemberian jabatan kapten itu hanya bersifat seperti tato di Anyer alias sementara.

“Ash masih kapten; saya sudah bicara padanya pekan lalu dan dia tidak masalah soal itu–tidak mengejutkan untuk dia. Kalau dia masih main, dia pasti akan dilibatkan,” kata Giggs.

Main photo: @bbc

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here