Nama Aaron Ramsey memang sudah mulai meredup dalam beberapa tahun terakhir. Gara-gara bermasalah sama fisiknya, dia pun jarang tampil di level klub. Padahal skill-nya tak perlu diragukan lagi. Bahkan waktu di Arsenal, tiap dia bikin gol pasti ada saja tokoh besar yang meninggal. Segitu hebatnya Ramsey.

Namun di masa-masa akhirnya bersama Arsenal, Ramsey juga sudah kebanyakan cedera. Dia akhirnya pindah ke Juve dengan status bebas transfer lantaran tidak memperpanjang kontraknya di Arsenal.

Di Juventus ternyata juga sama. Bikin nyesel manajemen Juve saja. Direkrut boleh gratis tapi kebanyakan makan gaji buta. Mana gajinya gede pula. Sekalinya main tapi banyakan lemes-nya. Bikin Juventini males melihat permainannya.

Pada musim pertamanya bersama pelatih Maurizio Sarri, dia lebih banyak di bangku cadangan. Musim ini bersama Andrea Pirlo, sempat tokcer di awal musim. Namun belakangan ya kambuh lagi cederanya. Ramsey jarang fit selama main di level klub dalam beberapa tahun terakhir.

Namun, ternyata magisnya masih ada untuk level timnas. Bersama Wales, Ramsey masih woles dan tidak bikin males.

Waktu di Euro 2016, Ramsey bersama Walesnya tampil luar biasa. Bisa sampai babak semifinal dengan mencetak 1 gol dan empat assist. Mungkin karena waktu itu rambutnya dipirangi, jadi tampil tokcer banget.

Ternyata di Euro 2020 ini, Ramsey juga masih oke. Menghadapi Turki tadi malam, Ramsey mencetak gol pembuka pada menit ke-42.

Menerima umpan panjang dari Gareth Bale, dia sukses kontrol sekali pakai dada bidangnya, lalu menendangnya ke gawang Ugurcan Cakir. Dia tampak tenang, tidak terlalu memikirkan masa lalu dan masa depannya. Apalagi sampai mikir investasi di Crypto.

Wales sempat mendapat peluang emas bercampur intan permata saat Bale dijatuhkan di kotak penalti. Tapi tendangan penaltinya Bale malah menyasar ke gunung Semeru.

Wales baru benar-benar menambah keunggulan lewat gol Connor Roberts di akhir pertandingan. Roberts memanfaatkan sodokan maut Bale dengan mengakhirinya lewat tendangan tidak terlalu kencang, tapi masuk kolong Cakir. Nyesek sekali.

Wales kini berada di posisi kedua Grup A, tertinggal 2 poin dari Italia. Laga terakhir, tinggal cari hasil imbang saja buat Wales untuk lolos ke babak berikutnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here