Laga bertajuk Derby London antara Tottenham Hotspur kontra Chelsea sepertinya menegaskan bahwa Jose Mourinho pria yang lemah terhadap mantan. Bertanding di Tottenham Hotspur Stadium, “The Lily Whites” takluk dengan skor 0-2.

Seperti diketahui bahwa Chelsea merupakan salah satu mantan terindah bagi Mourinho. Pernah jadian di tahun 2004 kemudian putus beberapa tahun kemudian, mereka pun sempat balikan di tahun 2013.

Kini Mourinho sudah bersama dengan Spurs, tapi nampaknya sisa-sisa kenangan di masa lalu tak bisa hilang dari ingatannya. Menjamu sang mantan di rumah sendiri, Mou gagal membawa Spurs meraih kemeangan dari sang mantan.

Sebelumnya tanda-tanda kelemahan Mourinho kepada mantan juga terlihat saat Spurs takluk dengan skor tipis 1-2 dari Manchester United.

Jalannya laga itu memang berjalan kurang bagus bagi tim asuhan Mourinho. Bahkan sepanjang babak pertama saja mereka gagal menghasilkan tendangan ke arah gawang Chelsea.

Entah buat apa Kepa Arrizabalaga a.k.a Jordi El Nino dibeli mahal-mahal oleh Chelsea kalau hanya untuk pajangan saja di laga itu.

Tak hanya itu, laga akhir tahun ini juga menghasilkan sejumlah drama seperti kartu merah yang diterima Son Heung-min akibat insidennya dengan Antonio Rudiger.

Lalu ada juga teriakan rasis dari pendukung tuan rumah kepada bek asal Jerman tersebut. Benar-benar laga yang tak karuan bagi Spurs.

https://twitter.com/Vintage_Utd/status/1208816846012637185?s=20

Gol pembuka Chelsea sendiri dicetak oleh pemain senior, Willian di menit ke-12. Dari sisi kiri, Willian melakukan potongan ke dalam sebelum melepaskan tendangan keras ke ujung gawang.

Pada akhir babak pertama, Willian menggandakan keunggulan Chelsea usai mencetak gol lewat titik putih. Penalti diberikan usai Paulo Gazzaniga menerjang Marcos Alonso macam sedang main rugby. Hingga laga usai, skor 2-0 bertahan untuk keunggulan tim tamu.

“Bagi saya kartu merah itu amat aneh tapi saya tak mau fokus dengan hal itu karena tim kami kalah. Saya harus memberikan pujian kepada tim lawan dan mengucapkan selamat kepadanya,” ujar Mourinho dikutip dari CNN Indonesia.

Sementara Lampard mengaku senang atas kemenangan lawan mantan pelatihnya tersebut.

“Saya senang dengan penampilan di sini. Mereka adalah rival utama dan ini menunjukkan kepada para pemain apa yang dapat mereka lakukan di bawah tekanan dan apa yang harus mereka lakukan untuk bertahan dalam laga,” ujarnya dikutip dari Okezone.

https://twitter.com/LastWordOnSpurs/status/1208814518111014912?s=20

Main photo: @squawka

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here