Laga Denmark versus Prancis menjadi laga pertama di Piala Dunia 2018 yang berkesudahan imbang kacamata Afgan, 0-0. Kedua tim yang gagal bikin gol membuat pertandingan menjadi anyep macam bakso tanpa mecin.

Sebelumnya memang tak pernah ada pertandingan yang berakhir imbang tanpa gol. Dari puluhan pertandingan di penyisihan, semua ada golnya. Kecuali yang satu ini, entah gimana pada malas-malasan bikin gol.

Bola banyak diputar-putar saja di tengah lapangan. Bikin yang nonton rugi karena mending tidur saja di kasur yang empuk ketimbang duduk di kursi warteg menyaksikan partai ini.

Mungkin karena Prancis sudah dipastikan lolos. Mereka juga menurunkan skuat lapis untuk mengistirahatkan beberapa pemain andalannya. Macam Kylian Mbappe, Hugo Lloris, Samuel Umtiti, dan Paul Pogba.

Sedangkan Denmark cukup butuh satu poin untuk melaju ke babak berikutnya. Kalah juga tak masalah asalkan Australia juga enggak menang. Faktanya, Australia sendiri keok 0-2 dari Peru.

Hal itu bikin Denmark jadi ogah-ogahan buat cetak gol. Mainnya biasa saja, tak perlu ngotot-ngototan kayak lagi senggolan di jalan.

Prancis memiliki sejumlah peluang seperti tendangan Olivier Giroud yang enggak keras-keras amat sehingga mampu ditepis dengan mudah banget oleh Kasper Schmeichel, anaknya Peter.

Lalu ada juga tendangan dari Ousmane Dembele yang melebar di sisi kanan gawang Kasper, si hantu baik hati. Gawangnya masih kurang lebar untuk menjadikannya gol.

Denmark bukan tanpa serangan. Christian Eriksen sempat membahayakan gawang Steve Mandanda tapi malah nyusruk bareng Lucas Hernandez yang namanya enggak ada nama orang Prancisnya pisan. 

Di babak kedua, Prancis yang bukan singkatan dari “Prapatan Ciamis”, mencoba bikin gol untuk bisa menang sehingga memastikan diri sebagai pemuncak klasemen. Tendangan Nabil Fekir dari luar kotak haram mampu ditepis si Kasper.

Denmark juga membalasnya dari tendangan dari luar kotak haram oleh Eriksen. Bola sempat tak mampu ditangkap dengan baik oleh Mandanda, tapi setelah itu bisa mendapatkan kembali cinta yang sempat tak bisa ditangkapnya.

Segitu saja pertandingannya. Namanya juga tak ada gol, mau sampai gondrong menonton highlight-nya juga tak akan ada golnya.

Yang penting buat Prancis, mereka mengamankan juara grup. Padahal gara-gara mereka juara grup, lawan yang dihadapi adalah Argentina di 16 besar. Maknyus.

“Kami tak perlu mengambil risiko untuk meraih hasil bagus. Kami telah mencapai tujuan kami sekarang karena yang terpenting adalah meraih puncak klasemen. Secara keseluruhan, pertahanan kami sangat bagus. Kami juga memiliki banyak peluang untuk mencetak gol,” kata pelatih Didier Deschamps, dikutip Bola.com

Main photo: @equipedefrance

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here