Kai Havertz langsung dipamerkan oleh Frank Lampard pada laga pembuka Chelsea di Premier League. Sayang debutnya tak berakhir manis dengan catatan tanpa gol maupun assist. Havertz sendiri mengakui bahwa Premier League cukup sulit.

Havertz sendiri sebagai salah satu bentuk jajan-jajan ala anak sultan Chelsea, langsung mejeng di starting eleven bersama Timo Werner saat jumpa Brighton & Hove Albion.

Kompatriotnya di timnas Jerman juga tak mencetak gol atau assist, namun pelanggaran kepada Werner membuat Chelsea mendapat penalti yang sukses dikonversi Jorginho.

Sementara Havertz, tampil kurang maksimal di laga itu. Bahkan ia gagal melepaskan satu pun tendangan ke gawang Brighton.

Belum lagi cuplikan video di media sosial yang menunjukan Havertz melakukan salah operan yang fatal, meski umpannya sukses mengarah ke papan sponsor.

Havertz yang turun 80 menit di laga itu, mengaku bahwa ia belum bisa tampil maksimal. Ia juga mengatakan bahwa Premier League lebih sulit dibandingkan Bundesliga.

https://twitter.com/XammyOfficial/status/1305609637853622279?s=20

“Laga itu sangat berat dan sangat sulit karena saya menjalani liur panjang dan baru kembali berlatih bersama tim selama 5-6 hari.”

“Yang terpenting dari itu adalah kami bisa menang jadi saya bisa sangat bahagia menjalani debut ini,” tutur Havertz seperti dikutip dari CNN Indonesia.

“Premier League lebih sulit dibandingkan Bundesliga. Saya sudah melihat itu sejak latihan dan kembali melihatnya ketika pertandingan. Namun saya bangga bisa bermain selama 80 menit dan berharap bisa kembali bermain di laga berikutnya,” ujar Havertz.

Chelsea sendiri akan berhadapan dengan raja terakhir kalau di musim lalu alias Liverpool, pada laga kedua mereka.

“Laga nanti akan jadi laga yang berat tetapi hal yang sama juga bakal dirasakan oleh mereka. Kami akan bekerja keras dan saya rasa kami punya peluang bagus untuk meraih poin,” ucap Havertz.

Havertz sendiri baru berusia 21 tahun dan disebut sebagai salah satu talenta menjanjikan di dunia epak bola. Ia menghabiskan empat musim bersama Bayer Leverkusen dengan catatan 38 gol di dua musim terakhir.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here