Inter Milan resmi mendatangkan Radja Nainggolan sebagai salah satu rekrutan anyar mereka musim ini. Nainggolan akan bereuni dengan mantan pelatihnya ketika di Roma yaitu Luciano Spalletti. Namun sepertinya, ketika bereuni mereka tidak akan menyanyikan lagu Kemesraan yang dipopulerkan oleh Iwan Fals.

Tak hanya dibeli, Inter bahkan rela untuk memberikan dua pemain mereka sebagai pemulus jalan demi merekrut pemain berjuluk “Ninja” itu. Seperti kalau ada urusan di kantor kelurahan saja, asal ada uang ‘administrasi’, proses pasti menjadi lebih cepat. Kalau tidak, bisa sampai menunggu seharian lamanya.

Kedua pemain tersebut adalah Davide Santon dan Nicolo Zaniolo. Untuk Santon, dirinya merupakan salah satu upaya Roma untuk mencari pelapis dari Aleksandar Kolarov.

Sedangkan Zaniolo merupakan salah satu rising star Inter Primavera. Gelandang berusia 19 tahun sudah mencetak 14 gol dan 11 assist dari 35 penampilannya bersama skuat muda Inter di musim lalu.

Kedatangan Nainggolan sendiri dikatakan akan mengisi pos yang ditinggalkan oleh Rafinha. Maklum Inter sepertinya tidak punya uang untuk menebus sang pemain pinjaman dari Barcelona. Apalagi Nainggolan juga menjadi incaran Spalletti sejak ia menangani Inter.

Berbeda dengan posisi ketika di bawah asuhan Eusebio Di Fransesco di mana Nainggolan lebih sering berperan sebagai gelandang bertahan. Namun untuk di Inter, Nainggolan sepertinya akan diplot di posisi yang sama seperti strategi Spalletti ketika di Roma.

Ketika itu Nainggolan berposisi sebagai gelandang yang sedikit ke depan membantu lini depan. Tapi tidak sampai depan gawang lawan apalagi tribun penonton. Tidak ada gunanya kalau dia hanya ngendok saja di sana. Paling-paling untuk menemani kiper lawan ngobrol ketika sedang tidak diserang.

Makanya, Nainggolan menjadi lebih produktif dalam urusan gol dan assist ketika berada di bawah arahan Spalletti.

https://twitter.com/IFTVofficial/status/1011272694464155648

Transfer Nainggolan sendiri diperkirakan berkisar di angka 24 juta euro. Kontrak sang pemain bersama Inter akan berlangsung hingga tahun 2022. Kepindahan gelandang berusia 30 tahun itu  sekaligus mengakhiri kebersamaannya dengan Roma yang telah terjalin sama dengan jenjang waktu pendidikan S1 normal alias empat tahun.

Kalau kuliahnya ngaret dan banyak yang mengulang, bisa juga sampai puluhan tahun macam pelawak Komeng. Spalletti pun sepertinya sangat menantikan kedatangan Nainggolan ke Inter. Ia bahkan menyatakan bahwa Nainggolan seperti melengkapi potongan puzzle skuat Inter.

Dia merupakan turbin yang hilang dari mesin kami. Fakta ketika dia berada di pasar (bursa transfer), dia memilih untuk datang ke Inter Milan merupakan tanda penting bagi kami,” kata Spalletti, seperti dikutip dari Liputan6.

Menurut Spalletti Nainggolan adalah sosok gelandang yang tangguh. Selain cakap dalam membantu pertahanan, tak jarang Nainggolan juga berperan penting ketika membangun serangan.

“Dia bisa melakukannya dengan baik. Dia memiliki karakter untuk melawan lawan mana pun. Dia adalah seorang ninja. Dia bertarung dengan semua orang di bidang apa pun,” puji Spalletti kepada pemain berdarah Batak itu.

https://twitter.com/Squawka/status/1011554745914482688

Main photo: twitter @intersteef

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here