Aura positif sepertinya mengiringi langkah AS Roma sejak mereka meng-comeback Barcelona di Stadion Olimpico. Pada gelaran Serie A mereka selalu meraih kemenangan pada dua laga beruntun. Kini jelang melakoni leg pertama semi final Champions League kontra Liverpool mereka kembali mendapatkan kabar baik.

Kabar gembira tersebut bukanlah kulit manggis yang ada ekstraknya, tapi mereka telah menjalin kesepakatan dengan sebuah sponsor. Roma resmi mengumumkan terjalinnya kesepakatan dengan salah satu maskapai penerbangan. Jelas bukan Adam Air karena sudah tidak ada, apalagi Adam Suseno atau Adem Sari.

Maskapai penerbangan tersebut adalah Qatar Airways yang juga menjadi sponsor dari Barcelona. Apakah ini ada hubungannya dengan kekalahan Barca, mereka sengaja atau bagaimana demi menaikkan pamor Roma? Entahlah.

Yang jelas jersey AS Roma kini tidak hanya polosan lagi macam kaus gratisan dari partai yang cuma ada logo doang. Debut Qatar Airways pada jersey AS Roma sendiri akan langsung dilakukan pada pertandingan melawan Liverpool di Champions League nanti.

Tapi AS Roma harus lebih waspada. Jangan sampai karena memiliki sponsor yang sama dengan Barcelona yang kena comeback, kemudian mereka mengalami nasib yang sama nanti. Sudah menang 20-0. Pada leg selanjutnya kemudian malah balas di-comeback ­0-21.

Kesepakatan kerja sama antara “Giallorossi” dan perusahaan penerbangan tersebut memang tidak terjalin selamanya seperti kisah cinta Romeo dan Juliet. Namun juga tidak secepat tato temporer untuk anak-anak hadiah dari permen Yosan.

Ikatan kerja sama akan berlangsung hingga musim 2020/2021. Pihak Roma sendiri mengatakan bahwa kesepakatan tersebut menjadi salah satu yang terbesar dalam sejarah sepak bola Italia. Menurut kabar yang beredar, Roma akan menerima dana awal sebesar 40 juta euro dari kerja sama tersebut.

“Kami senang mengumumkan kemitraan bersejarah antara AS Roma dan Qatar Airways, dua brand besar dengan ambisi global,” kata Presiden Roma, James Pallotta, dikutip dari Goal.

Logo Qatar Airways sendiri akan menghiasi bagian dada dari jersey AS Roma yang telah kosong sejak musim 2014/2015. Sama seperti hatinya para jomblo ngenes yang hatinya belum terisi mungkin sejak lahir.

Presiden Roma, James Palotta, mengatakan bahwa proses negosiasi dengan Qatar Airways tersebut memakan waktu yang sangat lama. Meski sepertinya tidak selama menunggu Roma tampil di babak semi final Champions League yang terjadi terakhir 34 tahun lalu.

“Pengumuman hari ini adalah hasil diskusi di balik layar selama lebih dari delapan bulan dengan Qatar Airways, yang dipimpin oleh tim komersial kami di London dengan banyak bantuan dari seluruh tim marketing Roma, dan datang pada waktu yang signifikan dalam sejarah klub, di dalam dan di luar lapangan,” ujar pengusaha asal negeri Paman Sam.

Main photo: calcioefinanza.it

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here