Bila warga Italia merana di Liga Champions, lain halnya di Liga Europa atau Liga Malam Jumat. Italia yang diwakili Milan, Lazio, dan Atalanta semuanya meraih kemenangan. Apalagi Atalanta yang begitu emosional.

Milan sukses menggulung tuan rumah Austria Wien yang berasal dari Austria. Dari namanya saja sudah Austria, jadi biasanya berasal dari Austria. Tim asuhan Vincenzo Montella yang makin hari terlihat tua itu menang besar 5-1. Mereka digulung bagaikan karpet masjid usai Sholat Jumat.

Andre Silva sungguh rakus dengan mencetak tiga gol sekaligus. Sedangkan dua gol lainnya dibuat Hakan Calhanoglu dan Suso. Sedangkan tuan rumah cuma bisa bikin sebiji gol lewat Alexandar Borkovic, entah siapa.

Meski menang gede, Montella masih belum puas. Manusia memang enggak ada puasnya. Sudah dipuasin, masih saja minta tambah lagi. Mungkin Montella merasa masih belum ada apa-apanya dibanding timnas Indonesia U-18 yang bisa menang 8-0 dan 9-0.

“Kami belum sempurna dan kami masih mencari itu. Tentu tidak mudah untuk mendapatkannya,” ucap Montella, datar.

Atalanta Luar Binasa

Jika Milan menghadapi tim kurang oke-oke banget di Eropa, beda dengan Atalanta. “La Dea” meraih hasil mengejutkan saat mengalahkan Everton 3-0. Ya, Everton merupakan salah satu tim lumayan kuat di Liga Primer meski masih berlangganan sebagai medioker di klasemen.

Sedangkan Atalanta baru mulai belakangan ini saja sukses menembus enam besar di Seri A. Bahkan, ini pertama kalinya tim berlogo kepala cewek itu tampil di Eropa dalam 26 tahun belakangan. Kira-kira seumuran Siti Badriah.

Saat mereka cetak gol pertama saja, segenap warga Atalanta langsung menyeruak dan bersorak kegirangan. Dahaga selama 26 tahun akhirnya sirna.

Secara permainan, Atalanta ini betul-betul luar biasa. Beberapa kali peluang membabi buta meski tidak buta dihasilkan pasukannya Gian Piero Gasperini. Seolah Everton ini dianggap tim medioker dari Zimbabwe.

https://twitter.com/IFTVofficial/status/908386401569394689

Ketiga gol tersebut dicetak oleh Andrea Masiello, Alejandro Gomez, dan Bryan Cristante. Mereka bertiga pemain Atalanta, bukan pemain Everton. Soalnya kostum yang dipakai bergaris belang-belang biru-hitam sok-sok ikutan Persiram Raja Ampat.

Gomez, salah satu pencetak golnya, merasa bangga bisa membuat gol di Liga Europa. Ini sudah ditunggu-tunggu bagi sang kapten seumur hidupnya. Kasihan sekali, main bola sudah lama tapi belum pernah main di level Eropa.

“Saya bukan lagi pemain muda. Jadi memainkan partai Liga Europa pertama saya di usia 29 tahun, mencetak gol, dan mengalahkan Everton itu sungguh luar biasa. Saya menunggu momen ini seumur hidup, sangat emosional,” tutur Gomez.

Gol perdana Gomez bukan gol-gol standar yang bisa dibuat pemain tarkam sembarangan. Tapi benar-benar gol berkelas. Setelah menerima umpan lambung mangkurat dari Andrea Petagna, bola dikontrol Gomez sesaat. Lalu dipoteknya sekali dan melepaskan tendangan lumayan LDR. Melengkung melewati Marten Stekelenburg.

Lazio Ikutan Menang

Sedikit berbeda dengan Milan dan Atalanta, Lazio meski menang dengan susah payah. Tapi judulnya tetap menang. “I Biancoceleste” menang tipis 3-2 atas lawannya, Vitesse. Kalau tak ada lawannya, mereka tak bakal bisa menang.

Kemenangan mereka juga lumayan dramatis. Mereka tertinggal dua kali dari Tim Matavz dan Bryan Linssen yang hanya bisa dibalas Marco Parolo. Namun, Ciro Immobile dan Alessandro Murgia mampu membalikkan kedudukan hanya dalam delapan menit saja di pertengahan babak kedua.

“Para pemain sudah memperlihatkan permainan yang layak ditonton pada babak pertama. Sebenarnya tidak terlalu buruk meskipun sedang tertinggal. Hanya penyelesaian akhir saja yang menjadi masalah kami,” kata Simone Inzaghi dikutip Football5Star. 

Main photo: Squawka

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here