Inter Milan memastikan diri melaju ke babak perempat final usai menaklukan Getafe pada laga lanjutan Europa League. Hanya bermain satu leg, Inter yang menang 2-0 mendapat satu tiket ke babak berikutnya.

Inter dan Getafe sebelumnya memang belum sempat menjalani laga leg pertama gara-gara sepak bola kena tekel yang cukup berbahaya dari COVID-19.

Setelah kompetisi dimulai kembali, format pun berganti. Maklum saja, jeda waktu yang lama akibat pandemi membuat jadwal semakin molor. Alhasil Inter dan Getafe mendapat keuntungan bermain hanya satu leg.

Kalau zaman Super Shot Soccer dulu mirip-mirip dengan Sudden Death. Siapa pun yang menang di laga itu, langsung melanju ke babak selanjutnya.

Ternyata hal itu malah jadi kerugian bagi Getafe. Mereka malah takluk dengan skor 0-2. Kalau main dua leg padahal ada kemungkinan mereka bisa lolos. Entah dengan menang 341-0 atau 32-13 di leg kedua.

Sementara hal itu keuntungan bagi Inter yang lolos tanpa agregat. Pakai jalur cepat mereka. Cuma main sekali langsung lolos. Tidak ada deg-degannya menanti leg kedua.

Langkah Inter di laga yang digelar di Veltins-Arena sendiri berjalan cukup sulit. Getafe memberikan perlawanan sengit.

Beruntung Inter punya abang-abangan asal Belgia, Romelu Lukaku. Mendapat bola di sisi kiri dalam kotak penalti, tendangan kebot Lukaku tak mampu dijangkau David Soria.

Kedua tim lantas saling tawar menawar serangan di sisa waktu. Tapi tidak ada yang sampai tahap “deal gan”.

Getafe bahkan mendapat kesempatan menyamakan kedudukan lewat penalti. Sayang tendangan Jorge Molina mampu ditepis papan sponsor.

Tujuh menit jelang laga usai, Inter mengunci kemenangan lewat sepakan Christian Eriksen. Skor 2-0 bertahan hingga akhir laga.

“Itu adalah pertandingan yang sulit melawan tim yang bermain agresif. Namun, kami melakukannya dengan baik,” ujar Lukaku dikutip dari Detik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here