Entah apa yang terjadi, sepertinya virus Donna mulai menjalar ke beberapa kiper. Salah satunya Thibaut Courtois. Pemain berhidung mancung seperti ganjalan roda itu dikabarkan menolak memperpanjang kontraknya dengan Chelsea, seperti Gianluigi Donnarumma.

Belakangan memang lagi heboh kabar mengenai Donnarumma yang menolak memperpanjang kontrak bersama Milan. Kiper seumur jagung itu ingin pindah ke klub lain sehingga mendapat kecaman keras dari fans.

Rupanya, virus Donna itu hinggap di tubuh Courtois. Bekasannya Atletico Madrid itu rada enggan memperpanjang kontraknya kecuali dengan satu syarat. Yakni gaji gede. Ya, karyawan mana yang tak mau gaji gede.

Ya, memang rada berbeda kasusnya dengan Donna tanpa Agnesia. Jika Donna ingin pindah karena tergoda klub-klub besar seperti Real Madrid, Juventus, Paris Saint-Germain, sampai mungkin Arema Malang.

Namun Courtois justru sebenarnya ingin bertahan di Stamford Bridge. Tapi ya gitu, dia maunya minta naik gaji. Saat ini upahnya memang jauh di atas UMR, yakni 90 ribu pound per pekan atau sekitar Rp 1,5 miliar.

Namun, pemuda ganteng berusia 25 tahun itu berharap Chelsea menaikkan gajinya sampai 200 ribu pound per pekan, atau sekitar Rp 3,3 miliar per minggu, naik dua kali lipatnya. Kalau sebulan tinggal hitung saja sendiri, kira-kira satu bulan gajinya sudah bisa beli rumah mewah di pinggiran kota Jakarta.

Sejauh ini, kedua belah pihak masih bernegosiasi untuk perpanjangan kontrak. Tapi, besar kemungkinan Courtois menolak jika gajinya tidak naik. Mungkin dia merasa lelah sudah sering lembur tapi gajinya masih segitu-segitu saja.

Adapun masa kerja kiper Belgia itu di Chelsea sampai pada Juni 2019. Jadi masih ada waktu paling tidak satu setengah tahun untuk memperpanjang kontraknya. Ada-ada saja.

Main photo: The Independent

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here