Kontribusi Antonio Conte di Inter Milan sepertinya bakal memperlihatkan hasil. Setelah membawa Inter ke final Liga Europa, atau Liga Malam Jumat yang belakangan sudah tidak malam Jumat lagi, Internya Conte dinilai jadi yang terbaik setelah era Jose Mourinho.

Conte sebetulnya punya tren membawa sebuah klub besar jadi juara liga di musim pertamanya. Saat menangani Juventus yang sedang compang-camping, dia sukses bawa Scudetto.

Di Chelsea begitu juga. Conte berhasil kembali bawa “The Blues” meraih gelar Liga Primer. Sayangnya, hal itu tidak berulang bersama Inter. Entah karena Internya yang ampas atau karena magis Conte sudah habis.

Namun, tren itu bisa saja terus berjalan jika “Nerazzurri” menjuarai Liga Europa nanti malam. Jadi minimal satu piala bakal dipersembahkan Conte saat menangani klub besar.

Selain bawa Inter ke final, Internya Conte juga telah menembus angka 111 gol. Angka tersebut membuat Internya Conte jadi tim tertajam sepanjang sejarah mereka sendiri. Rinciannya 81 gol di Seri A, 7 gol di Coppa Italia, 10 gol di Liga Champions, dan 13 gol di Liga Europa.

Inter belum pernah mencapai gol sebanyak itu dalam sejarah. Prestasi terbaik cuma di angka 107 gol pada musim 2006-2007.

Akhirnya, Conte ada gunanya juga di Inter Milan. Kalau entar malam gagal, minimal bisa bikin rekor.

https://twitter.com/chriswrightzz/status/1295499703027671041?s=20

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here