Tottenham Hotspur benar-benar hancur lebur musim ini setelah kehilangan satu-satunya kesempatan mereka yang paling memungkinkan untuk meraih trofi. Menjalani laga leg kedua 16 besar Champions League, Spurs dihantam RB Leipzig dengan skor telak 0-3. 

Kekalahan ini membuat Spurs otomatis tersingkir karena di leg pertama mereka juga takluk dengan skor tipis 0-1.

Padahal statusnya adalah finalis tahun lalu, tapi kalah sama tim yang baru berdiri sejak masa jabatan mantan Presiden SBY periode kedua.

Tersingkirnya Spurs membuat mereka nampaknya telah kehilangan semua kemungkinan meraih trofi. Saat ini mereka ada di peringkat ke delapan liga serta sudah tersingkir dari FA Cup pula.

Sayup-sayup dari kejauhan terdengar suara tertawa kecil “fufufufu” dari mulut Mauricio Pochettino.

Lagian Spurs ini ada-ada saja. Sudah tahu Jose Mourinho ini membawa “Setan Merah” benar-benar ke jalan kesesatan. Masih saja dipakai juga. Berharap mereka bisa meraih trofi.

Sayang kini Spurs nampaknya lebih baik segera tidur kembali untuk bermimpi meraih trofi. Kalau sampai di mimpi tidak meraih trofi juga, entah apa yang harus dilakukan Spurs.

Paling tepat adalah menerapkan kata-kata mutiara legendaris yang sudah terpatri di puluhan ribu bungkus Ale-Ale yakni “coba lagi”.

Mungkin tahun depan Spurs bisa lebih beruntung. Kalau masih belum juga, coba lagi tahun depan. Coba terus pokoknya. Asal jangan buat anak kok coba-coba kalau kata Titiek Puspa.

Pada laga yang digelar di Red Bull Arena, tuan rumah sudah berhasil memimpin di menit ke-10 lewat gol dari Marcel Sabitzer. Mendapat bola operan dari Timo Werner, Sabitzer melepaskan tendangan yang menyusur tanah macam burung dara balap.

Kesalahan Serge Aurier menyundul bola membuat Angelino mendapatkan bola dan melepaskan umpan silang. Muncul tiba-tiba macam sedang razia lalu lintas, Sabitzer menyundul bola yang berakhir dengan gol kedua Leipzig.

Hanya beberapa detik setelah masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua, Emil Forsberg langsung mencetak gol sekaligus mengunci kemenangan Leipzig. Hasil akhir 3-0 membuat Leipzig lolos ke babak delapan besar.

“Fisik mereka luar biasa, bek-bek mereka selalu menang duel, mereka menghentikan laga. Leipzig juga sangat cepat dalam menyerang. Mereka menyakiti kami sepanjang laga, dan mereka berhak lolos,” komentar Mourinho seperti dikutip dari Detik.

Main photo: Twitter

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here