Manchester City terus melaju di fase grup Liga Champions usai membantai Olympiacos dengan skor 3-0. Yang menarik, tiga kemenangan City di fase grup selalu identik dengan tiga gol yang mereka cetak.

Pada laga pertama lawan Porto, mereka menang 3-1. Kemudian lawan Marseille menang 3-0. Terakhir lawan Olympiacos juga demikian.

Ada apa dengan City dan angka tiganya? Apakah itu merupakan template yang diminta dari Pep Guardiola? Tiap main di Liga Champions harus cetak tiga gol, tidak lebih tidak kurang.

Itulah mengapa, City menuruti “kemauan” Pep untuk bisa menang dengan skor tiga. Meski belum tentu demikian situasinya.

https://twitter.com/brfootball/status/1323723084801679361

Yang pasti, Ferran Torres membuka kemenangan mereka memanfaatkan operan Kevin De Bruyne. Kiper Jose Sa yang mengangkang terlalu lebar dimanfaatkan oleh Torres untuk mencetak gol.

Skor 1-0 lumayan bertahan cukup lama. Hampir saja fans Manchester City yang tidak terlalu banyak di Indonesia itu ketiduran.

Untung lah ada Gabriel Jesus yang membuat gol di menit ke-81. Lagi-lagi lewat operan De Bruyne yang tampaknya nama De Bruyne di kontak teman-temannya diganti jadi “Bruyne Tukang Assist”.

Para pemain City bernafas lega setelah Joao Cancelo mengganjilkan kemenangan mereka sesuai template. Golnya sudah di ujung laga.

“Kami sudah bermain dengan baik pada babak pertama. Di paruh kedua, kami sedikit kesulitan di beberapa momen. Namun, laga sudah berakhir begitu gol kedua tercipta,” kata Guardiola di laman resmi UEFA.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here