Manchester City makin serius memperkokoh puncak klasemen mereka di Liga Primer. Meski awalnya terseok-seok, City bisa menang terus-terusan mungkin habis daftar jadi member “Anti-menang Menang Club”.

Menghadapi Liverpool di Anfield yang katanya angker, ternyata tak ada angker-angkernya barang sedikit. Semacam kafe tempat nongkrong saja begitu, enggak ada seram-seramnya. Malah si City have fun banget main di sana.

Buktinya, Liverpool dibantai sampai skor 4-1. Itu sih bukan kalah lagi, tapi ya kalahnya malu-maluin.

“The Citizens” bahkan bisa menang lebih banyak lagi andai penalti Ilkay Gundogan tak mengganggu jalur penerbangan internasional di babak pertama. Gol City juga ada yang dianulir akibat offside.

Kebayang kan kalau semua itu bisa gol secara sah, bisa-bisa Liverpool kalah 1-6 bahkan 1-10.

City akhirnya unggul duluan setelah Gundogan membayar kesalahannya lewat bola muntah hasil tendangan Raheem Sterling. Nah berikutnya kekocakan terjadi di pertahanan Liverpool.

Kiper Alisson Becker yang suka dipelesetkan jadi Alisson Boker lagi kerasukan Loris Karius. Alisson berbuat hal bodoh alias kesalahan fatal dua kali yang menjadikan dua gol City.

Pertama saat dia gelagapan ketika mendapat tekanan dari pemain City, beruntung bola bisa dihalau Fabinho. Namun tak berhenti sampai situ, bola jatuh di kaki City lagi yang kemudian mampir lagi ke Alisson.

Bukannya ditendang jauh, Alisson malah mengoper bola ke Phil Foden. Foden lalu menyerbu gawang Liverpool dan mengopernya ke Gundogan.

Hanya tiga menit, Alisson berulah lagi. Kesalahannya sama persis, benar-benar bodoh sekali, Yang Mulia. Dia bukannya menyapu bola jauh ke depan malah mengopernya ke Bernardo Silva.

Entah matanya siwer apa gimana, jelas-jelas warna bajunya sudah beda. Tapi ya mau gimana namanya orang, kalau sudah ‘skip’ ya mau gimana lagi. ‘Skip’ itu manusiawi, meski enggak harus dua kali juga sih.

Pada gol keempat, lagi-lagi City membobol gawang Alisson dengan mudah. Tendangan Foden meluncur begitu saja melewati tangan Alisson.

Posisi badan Alisson juga terlalu menunduk, berasa mau masuk portal komplek. Akhirnya mudah dibobol lewat atas tangannya.

Juergen Klopp mengakui gara-gara Alisson mereka jadi menderita kekalahan dan bikin fans Liverpool gemas bin geregetan.

“Dalam pertandingan ketika Anda mendapatkan momen yang begitu bagus, dua gol seperti itu jelas mengakhiri semuanya,” lanjut Klopp dikutip bola.net.

“Semua orang tahu itu dan kami tidak perlu terus bicara soal itu. Begitulah adanya.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here