Manchester City mengawali tahun 2021 dengan raihan sempurna. Mereka sukses menghajar sesama tim papan tengah, Chelsea, dengan skor 3-1. Hasil ini juga membuat Chelsea makin kecil hati.

City memang tampak superior di laga ini. Bahkan Chelsea sampai di-cengin sama komentator kondang, Peter Drury. Pada menit ke-60-an, Drury sampai bilang begini, “Inilah sentuhan pertama Chelsea sejak Selasa lalu.”

Soalnya memang parah banget mainnya Chelsea. Terutama di babak pertama. Mereka sudah langsung disikat 0-3. Chelsea benar-benar tampak diajari bermain bola oleh Mpok City.

City mencetak gol pertama lewat sentuhan manis manja dari Ilkay Guendogan. Setelah melakukan gerakan memutar menipu lawan, dia menyelesaikannya dengan tendangan yang tak bisa dicegah Edouard Mendy.

Hanya berselang tiga menit, City membobol gawang Mendy lagi. Kali ini lewat sepakan jarak dekat Phil Foden memanfaatkan baginda yang mulia assist, Kevin De Bruyne.

Membobol Chelsea ini tampak seperti pekerjaan yang mudah. Sama seperti membalas chat orang dari Tinder.

Yang paling asyik sih gol ketiga. Entah gimana De Bruyne bisa memotong bola dari N’Golo Kante pakai kepalanya tapi bisa langsung teroper ke Raheem Sterling.

Sterling yang speed-nya ngebut macam RX King meski pantatnya terlihat ketinggalan itu langsung lari sampai depan gawang. Mencoba menipu Mendy tapi enggak jadi.

Dia lalu coba menyikatnya tapi malah kena tiang. Beruntung De Bruyne ikut membantunya sampai kotak penalti Chelsea dan langsung memanfaatkan bola muntahan tiang tersebut.

Chelsea mencoba mengubah jalannya pertandingan di babak kedua. Namun terlambat. Mereka baru bisa mencetak gol pada menit ke-92 lewat Callum Hudson-Odoi. Sudah di ujung banget.

Itu juga City sepertinya sengaja mengendurkan serangan. Biar Chelsea kalahnya tidak telak-telak amat. Demi menjaga nama baik tim tuan rumah. Mungkin.

Maklum saja, Chelsea ini mendadak kerasukan Arsenal. Entah gimana, sepertinya sejak kekalahan dari Arsenal mereka jadi semacam tukar nasib. Arsenal mendadak jadi menang terus, dan Chelsea jadi gagal terus. Jelas bikin fans Chelsea jadi makin kecil hati.

Dalam enam laga terakhirnya, “The Blues” cuma bisa menang sekali melawan West Ham United. Sisanya Anda bisa tebak sendiri.

“Kami membuat kesalahan, kesalahan individu, dan tidak cukup dekat. Mereka menghukum kami. Jika Anda ingin mencapai level teratas yang telah dialami City selama beberapa tahun sekarang, Anda harus bersiap menerima tekanan,” kata Lampard dikutip dari BBC, disalin dari Tempo.

Sebaliknya, Pep Guardiola sangat puas dengan kemenangan ini. Ya kali enggak puas.

“Kami bermain sangat bagus. Sangat disayangkan tentang gol terakhir tetapi hasil di Stamford Bridge sangat fantastis. Hari ini kami kembali seperti dua atau tiga musim yang lalu. Kemenangan penting di kandang Chelsea,” kata Pep, dikutip dari INews.

SHARE
Previous articleInter Menang Besar Berkat Duet Laut Kaku
Next articleMilan Asyik Bakar Jagung di Puncak Meski Cuma 10 Orang
Bolatory memberikan informasi terkini tentang sepakbola dilengkapi data dan analisis dengan gaya penulisan sesuka hati, loncat ke sana-ke sini, serta menghiraukan semua masalah di muka bumi ini. Tapi kami bukan kera sakti, kami adalah Bolatory.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here