Chelsea kembali meraih hasil negatif usai dikalahkan Leicester City 0-2. Catatan buruk semakin menghiasi tim asuhan Frank Lampard itu di segala kompetisi. Kasihan sekali, Paman Abramovich.

Bagaimana tidak kasihan, setidaknya lebih dari 200 juta pounds dihabiskan untuk membeli pemain-pemain mahal. Mulai dari Kai Havertz, Timo Werner, Hakim Ziyech, hingga Ben Chilwell. Namun tak ada yang bermanfaat-bermanfaat amat.

Soalnya, Chelsea saat ini mangkrak di posisi kedelapan, hanya dua tingkat di atas Arsenal. Fans Arsenal pun tertawa melihat ini.

Chelsea mengalami rentetan hasil buruk dalam 10 laga terakhirnya. Mereka cuma menang 3x dari 10 laga tersebut. Dua di antaranya di Liga Primer. Selebihnya? Wassalam.

Baru enam menit gawang Chelsea sudah bobol akibat tendangan langsung Wilfred Ndidi. Awalnya si Harvey Barnes yang mau menendang tapi malah ribet sendiri. Bola meleset ke belakang, di situlah Ndidi berperan. Di situ pula lah Edouard Mendy bertelekinesis, alias cuma bengong doang depan gawang. Bengong doang jemput cewek depan gang!

Chelsea benar-benar dihabisi di laga ini. Entah berapa peluang Leicester ini yang bisa mengundang keramaian. Keramaian dalam arti selebrasi bagi para pemain “The Foxes“.

Dari banyaknya peluang tercipta satu gol dari James Maddison yang dengan lembut dan enak menerima umpan dari Marc Albrighton.

Lampard tidak bisa berbuat banyak sampai akhir laga. Saat sesi konferensi pers juga lebih banyak pasrah.

“Ini adalah tim yang berkembang, tetapi saya tidak bisa terjebak dalam reaksi setelahnya. Saya menerima pekerjaan ini karena tahu kami akan mengalami masa-masa sulit,” tutur pelatih berusia 42 tahun itu, dikutip Goal.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here