Chelsea kembali mencatat hasil buruk di Liga Primer sehingga performanya kini benar-benar naik turun macam ember sumur. Menjamu tamu dari Bournemouth, mereka dipaksa menelan kekalahan tipis 0-1.

Seperti biasa Chelsea menggunakan kostum berwarna biru-biru di laga ini. Tidak pernah mereka menggunakan kostum pemadam kebakaran atau kostum astronot saat bertanding.

Hingga menit ke-80-an, tidak ada gol tercipta dari kedua tim. Keduanya sama-sama bertahan dengan baik, sama-sama tak mau kebobolan.

Sampai akhirnya, petaka Chelsea datang pada menit ke-84. Sebuah kemelut di depan gawang, meloloskan Dan Gosling yang bukan saudaranya Dan lagunya Sheila on 7.

Gosling yang menerima bola langsung ditendang ke belakang karena posisinya membelakangi gawang, menipu Kepa Arrizabalaga.

Bola lalu melambung masuk ke gawang yang sempat dikejar bek Chelsea, tetapi tidak mampu diselamatkan.

Hakim garis sempat mengangkat bendera tanda posisi offside. Namun untungnya ada rekaman CCTV.

Wasit lalu memutuskan untuk mengesahkan gol tersebut. Kemudian Gosling langsung selebrasi tanda girang walaupun sedikit telat perayaannya.

Gara-gara hasil ini, Chelsea kini berada di posisi keempat, setidaknya masih masuk empat besar. Namun performanya masih labil banget macam netizen +62.

Pelatih Frank Lampard kesal dengan penampilan anak buahnya itu. Bahkan membuat suporter Chelsea bosan melihat permainan timnya itu. Mungkin sudah menguap ngantuk sampai 20 kali.

“Mana mungkin suporter terhibur dengan permainan seperti itu. Mereka tidak akan senang. Chelsea pada laga malam ini bukan Chelsea yang ingin saya latih,” ketus Lampard usai laga.

Stamford Bridge memang tak riuh dengan sorak sorai dari suporter tuan rumah. Lampard enggan menyalahkan suporter karena permainan Chelsea tidak menghibur.

“Saya tidak mau menyalahkan suporter. Sebagai fan Chelsea, saya berani mengatakan mereka sangat datar malam ini, padahal kami membutuhkan dukungan mereka,” ujar Lampard lagi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here