Chelsea sukses membalaskan dendam kekalahan mereka di final Piala FA dari Leicester. Meski menang 2-1 di Liga Primer, tapi ya tetap saja tak mengubah hasil final kemarin.

Jadi selepas kekalahan Chelsea dari Leicester di final kemarin, keduanya bertemu lagi tadi malam di Liga Primer. Hanya berselang tiga hari saja.

Chelsea pun menang dan sukses membalaskan dendamnya. Namun, bagi Leicester, malam indah di Piala FA tidak ada duanya. Mau kalah dari Chelsea di kemudian hari, bodo amat. Mereka sudah menjuarai FA.

Meski demikian, hasil ini terbilang penting buat Chelsea. Soalnya mereka bisa naik ke posisi tiga menyalip Leicester. Kalau Liverpool gagal menang nanti malam, Chelsea dipastikan lolos ke Liga Champions musim depan.

Antonio Ruediger berhasil membuka kemenangan buat “The Blues” yang seragamnya mirip warna Tayo. Setelah dua kali gol Chelsea tidak disahkan wasit, akhirnya kali ini disahkan.

Proses golnya sendiri juga tidak sengaja diciptakan Ruediger. Bola hasil tendangan sudut tak sengaja menabrak paha Ruediger dan masuk ke gawang. Hanya berselang beberapa menit, Chelsea menggandakan keunggulan lewat voucher penalti Jorginho.

Leicester baru bisa membalas pada menit ke-76 lewat gol Kelechi Iheanacho. Wilfred Ndidi yang mampu mencuri bola tidak dilaporkan ke polisi, lalu kasih umpan ke Iheanacho yang tinggal sepak saja ke gawang Chelsea.

Skor 2-1 cukup buat Chelsea untuk meraih tiga poin.

SHARE
Previous articleCavani Cetak Gol Gantung, MU Masih Saja Buntung
Next articleJuve Tetap Raih Gelar di Musim yang Butut Semrawut
Bolatory memberikan informasi terkini tentang sepakbola dilengkapi data dan analisis dengan gaya penulisan sesuka hati, loncat ke sana-ke sini, serta menghiraukan semua masalah di muka bumi ini. Tapi kami bukan kera sakti, kami adalah Bolatory.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here