Kesebelasan Chelsea yang baru saja dibantai di Liga Primer, ternyata sudah move-on. Menghadapi Porto dalam lanjutan Liga Champions, tim berjuluk “The Blues” itu berhasil menang 2-0 di leg pertama.

Yang enak, Chelsea menang 2-0 di kandangnya Porto. Kemenangan 2-0 di kandang orang itu sudah cukup aman. Asal di leg kedua tidak berbuat bodoh saja sampai dibantai lagi jadi 2-5 atau 3-5.

Chelsea mencetak gol pertamanya lewat gol Mason Mount yang kalau di Indonesia pasti disapa “Gunung”. Entah Gunung Bromo, Gunung Rinjani, atau Gunung Kembar.

Mount menerima operan dari Jorginho dan langsung melakukan gerakan memutar 180 derajat. Untung saja 180 derajat, kalau 360 bisa-bisa balik lagi ke posisi semula.

Setelah memutar, Mount langsung menendangnya ke tiang jauh dan tak bisa dijangkau oleh kaki Agustin Marchesin.

Menjelang akhir laga, Chelsea menggandakan keunggulan lewat Ben Chilwell. Dia sukses melewati Marchesin dan menceploskan bola dengan enak banget ke gawang yang kosong.

“Ini adalah pertandingan yang sulit melawan tim sekuat Porto. Ada banyak momen di mana kami menderita. Kami menerimanya. Keadaan agak berbeda di perempat final (Liga Champions). Semangat kami bagus dan itu hasil yang luar biasa,” jelas Tuchel memuji anak asuhnya,” ujar Thomas Tuchel dikutip Tribun.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here