Chelsea sukses mengalahkan rekan sekotanya sendiri, West Ham United, 2-1. Hasil ini membuat “The Blues” makin mantap berada di puncak kenikmatan. Nikmat berada di puncak Liga Primer.

Chelsea unggul lebih dulu lewat permainan segitiga cantik antara Eden Hazard dan Pedro di babak pertama. Hazard melakukan umpan satu-dua atau ‘osore one-two’ kalau kata komentator Winning Eleven. Jika main di rental, melakukan umpan satu-dua yang dipencet L1+X bisa diprotes peserta rental.

Chelsea menggandakan kedudukan pada babak kedua saat memanfaatkan tendangan pojok. Pelakunya adalah Diego Costa yang mukanya kayak penjahat. Costa tiba-tiba menerima bola hasil sundulan tak sengaja pemain West Ham, kemudian menjebolnya lewat dengkul. Benar-benar anti-mainstream. 

West Ham baru bisa membalas lewat Manuel Lanzini pada menit-menit akhir. Sayang, pertandingan sepak bola cuma main 90 menit. West Ham tak punya waktu lagi buat menyamakan kedudukan hingga akhirnya skor cuma sampai 1-2.

Pasukan Antonio Conte kini unggul jauh banget dari Tottenham Hotspur dengan selisih 10 poin. Liga Primer sepertinya hanya milik mereka sendiri, yang lain hanya ‘ngontrak’.

Apalagi, Chelsea juga cuma main di Liga Primer saja. Konsentrasinya tidak terpecah kayak klub-klub lain yang bermain di Liga Champions dan Liga Europa.

Meski begitu, Conte meminta anak asuhannya untuk tetap fokus dan minum Aqua. Biar konsentrasinya tetap terjaga. Maklum, berdasarkan riset kalau kurang minum air bisa bikin kita sulit untuk fokus.

“Sekarang, liga sangat-sangat sulit. Untuk juara dan masuk ke Liga Champions bukan hal mudah. Kami tetap harus fokus pada pertandingan-pertandingan sisa,” ujar Conte dikutip dari Liputan 6. 

Usaha Conte untuk menjaga semangat para pemainnya memang terbukti ampuh. Hazard mengakui kalau Conte berperan sangat besar di pinggir lapangan. Dia suka berteriak menyemangati para pemain jika pada mulai kendur.

Memang seringkali Conte memperlihatkan ekspresi super saat mendampingi anak sekolahnya di lapangan. Mulai dari berteriak, melambaikan tangan, membisikkan pemain dengan penuh kelembutan, sampai memeluk pemain-pemainnya usai pertandingan. Banyak yang beranggap dia rada ‘lebay’, tapi memang tipikalnya seperti itu.

“Kadang-kadang memang kita suka lelah. Tapi dia teriak terus-menerus hingga bikin kita selalu semangat. Hal itu juga terekam di kepala saya,” ujar Hazard belum lama ini.

Main photo credit: Sky Sports

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here