Chelsea lolos ke perempat final Liga Champions dengan meyakinkan usai menyingkirkan Atletico Madrid 2-0, dengan total 3-0 secara agregat. Padahal, Atletico ini tim yang sulit dibobol. Justru malah Chelsea yang tidak bobol.

Hasil ini disambut dengan suka cita oleh pelatih, pemain, dan staf Chelsea. Maklum, sejak 2014 mereka tak lagi lolos ke perempat final. Jadi ini pertama kalinya sejak Jokowi jadi presiden RI.

Jadi sudah hampir 7 tahun fans-nya Chelsea cuma jadi penonton saja mulai dari fase knock out perempat final. Sekalinya masuk perempat final, tapi di Liga Malam Jumat.

Makanya, waktu mereka memastikan lolos dengan torehan sempurna, kemenangan dua leg tanpa kebobolan, hal ini jelas menjadi sebuah torehan besar.

Lumayan kan bisa sampai perempat final bisa nambah-nambah uang jajan. Kalau lolos sampe final bisa lebih banyak lagi duitnya.

https://twitter.com/ESPNFC/status/1372305777684312067

Chelsea berhasil membobol gawang Atletico lewat sebuah serangan yang sederhana saja. Operan silang mendatar Timo Werner bisa diceploskan dengan santai oleh Hakim Ziyech.

Werner ini sepertinya dibeli mahal-mahal cuma buat kasih assist saja. Yang bikin gol malah temannya yang lain. Ada-ada saja.

Di babak kedua, Atletico terus menekan Chelsea karena mereka butuh dua gol buat lolos. Bukan hal yang mustahil, tapi tentu menyulitkan. Macam nyari ujung selotape, susah banget ditemuin.

Chelsea akhirnya memastikan kemenangan dan kelolosan mereka di penghujung laga setelah Emerson mampu mencetak gol tambahan. Mendapat umpan dari Christian Pulisic, Emerson menceploskan bola dengan enaknya ke gawang Jan Oblak.

“Kami tahu jika kami tidak dapat menemukan solusi dengan permainan ofensif, kami dapat mengandalkan permainan fisik. Kami sama sekali tidak takut untuk meletakkannya pada level fisik jika kami tidak mendapatkan solusi ofensif,” ujarnya Thomas Tuchel, dikutip Tribunnews.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here