Chelsea melenggang ke final Piala FA usai mengalahkan Manchester City tadi malam. Namanya melangkah ke final, berarti babak sebelumnya adalah semifinal. Tidak mungkin masih babak 16 besar.

Chelsea masuk final usai mengalahkan City dengan skor cukup 1-0 saja. Tak usah banyak-banyak. Yang penting menang, masuk final, lalu juara. Itu saja prinsip tim juara.

Skor 1-0 memang dirasa cukup bagi tim asuhan Thomas Tuchel itu meski cukup mengobok-obok City. Setelah mencetak gol pada menit ke-54 lewat gol cebok Hakim Ziyech, Chelsea langsung mempertahankan keunggulannya lewat pertahanan khas Tuchel.

Ziyech mencetak gol usai menerima operan dari Timo Werner. Werner ini memang dibeli mahal-mahal untuk jadi pemberi assist saja. Bukan buat mencetak gol. Sepertinya begitu. Namun tak masalah kalau itu sering dilakukan.

Tuchel pun sangat girang dengan hasil ini. Menurutnya, Chelsea tampil dengan sangat kuat. Meski lagi puasa di bulan Ramadhan, tetap saja mereka kuat dan tidak bikin batal. Tidak juga bikin fansnya batal karena emosi.

Di Chelsea memang ada dua pemain muslim yang harusnya berpuasa Ramadhan. Yakni N’Golo Kante dan Ziyech. Ziyech justru jadi pencetak gol.

“Itu adalah penampilan yang sangat kuat, saya merasa sangat bahagia dan bangga,” ujar Tuchel dilansir BBC disalin dari Tribunnews.

“Kami memainkan 35 menit yang sangat baik di babak pertama, kami lalu harus menderita selama 10 menit, kami kemudian bermain 30 menit lagi dengan kuat,” sambungnya.

https://twitter.com/brfootball/status/1383487112318619661

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here