Sebuah pencapaian luar biasa diraih Chelsea musim ini sebagai tim pertama yang lolos ke babak 16 besar Liga Champions 20/21 mode Corona. Ya jelas saja, wong mereka main duluan.

Ya betul, saat tim lain mainnya masih jam 3 pagi waktu Indonesia Bagian Barat macam Cilacap, Tasik, Garut, Cirebon dan sekitarnya, Chelsea sudah main jam 1-an lawan Rennes.

Timnya Frank Lampard itu menang tipis 2-1 di ujung laga sehingga memastikan tiket 16 besar pertama Liga Champions di musim ini. Enak betul ini Chelsea, berikutnya bisa santai-santai sambil nontonin tim yang lain sambil makan Sukro.

Alhamdulillah, Chelsea bisa jadi tim pertama yang lolos UCL pada masa Corona. Masa di mana Liga Champions dimainkan seminggu sekali yang sebagian besar tanpa penonton di stadion.

Chelsea memang nyaris saja seri jika tak ada Olivier Giroud di penghujung laga. Jadi ceritanya Timo Werner ini membuang peluang gede banget di mana tendangan jarak dekat yang begitu dekat dan sangat dekat malah ditendang ke atas seolah mengincar rambutan tetangga sebelah.

Untung ada Callum Hudson-Odoi yang menerima umpan panjang dari Mason Mount dengan cekatan menceploskan bola ke gawang tim debutan Rennes.

Setelah memainkan laga hampir sejam, Chelsea yang kali ini memakai kostum bercorak piyama hits masa kini itu kebobolan. Tepatnya lima menit menjelang sesi Injury Time.

Sehrou Guirassy menyamakan kedudukan lewat sundulan telaknya yang tak mampu dicegah kiper jago, Edouard Mendy. Heran, padahal kipernya Chelsea sudah Mendy. Berarti ini serangan sangat luar biasa.

Tiba lah menit ke-91 di mana ada Olivier Giroud sang penyelamat yang mampu meloloskan Chelsea ke 16 besar. Bapak-bapak asal Prancis ini memanfaatkan bola muntah hasil tendangan (lagi-lagi) Werner yang membuang peluang.

Werner yang sudah berhadapan dengan kiper gagal menceploskan bola dan malah dipentoki ke kaki kiper. Bola melambung tinggi, muncul lah Giroud dengan tinggi badan menjulang melompat menyambut bola dan disundul ke gawang.

Bola sempat ditepis bek Damien Da Silva pakai tangan mencoba jadi Luis Suarez di Piala Dunia beberapa waktu silam. Namun bola tetap masuk ke gawang.

“Kehadiran Giroud membuat saya semakin bingung dalam menentukan pilihan. Dia menunjukkan perilaku kelas dunia saat latihan, saya senang dengan golnya dan memuji seluruh pemain yang tetap mencoba meraih kemenangan setelah tampak akan bermain imbang,” kata Lampard.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here