Chelsea dan Nike yang dimaksud di sini tentu bukan Chelsea Islan dan Nike Ardilla. Tetapi klub besar Inggris dan apparel olahraga ternama di dunia. Mereka berdua sepakat untuk ‘berpacaran’ setelah pedekate selama berbulan-bulan.

‘Cincin tunangan’ kedua belah pihak boleh dibilang ‘wow’. Yakni sebesar 60 juta pound setahun, jika dirupiahkan sekitar Rp 861 miliar. Masih lebih besar dari anggaran untuk KPK pada 2015 dalam membasmi kejahatan korupsi di Indonesia.

Angka tersebut merupakan angka kesepakatan terbesar dalam sejarah klub. Saat bersama mantannya, Adidas, “The Blues” hanya mendapat 30 juta pound per tahunnya. Wajar jika Chelsea beralih ke ‘pria’ yang lebih mapan.

Jangka waktu kesepakatan kontrak ini juga tak tanggung-tanggung. Nike akan jadi sponsor Chelsea mulai musim depan (2017/18) sampai 2032. Artinya, mereka akan ‘jadian’ selama 16 tahun dan merasakan pergantian presiden Amerika Serikat (AS) sampai empat kali.

“Chelsea FC hari ini mengumumkan kesepakatan teknis baru dengan Nike, yang menjadi kesepakatan terbesar sepanjang sejarah klub,” tulis Nike dalam laman resminya.

“Chelsea adalah klub kelas dunia dengan tradisi kaya dan memiliki fans hebat di seluruh dunia. Kerjasama dengan Chelsea akan memperkuat posisi kami di sepakbola,” tambah Trevor Edwards, Presiden Nike.

Chelsea dan Nike resmi bertunangan. (Nice Day Sports)
Chelsea dan Nike resmi bertunangan. (Nice Day Sports)

Kabar putusnya Chelsea dengan Adidas memang santer diberitakan sejak lama. Meski tak sempat diangkat media-media infotainmen setempat, mereka memutuskan kontrak lebih dini setelah sebelumnya sepakat hingga 2023. Kedua pihak juga saat itu tak memberikan secara jelas mengenai alasan pisah ranjang tersebut.

Nike kini akan menemani Chelsea ke manapun dia pergi. Perusahaan asal AS itu akan menyuplai semua nafkah lahir batin untuk tim senior, tim junior, dan tim wanita Chelsea.

Nike akan bergabung bersama Yokohama Tyres dan Carabao sebagai sponsor utama Chelsea. Jika digabung akan menghadirkan duit sebesar 110 juta pound per tahun, masih lebih sedikit 50 juta pound dari Manchester United.

Konsep kostum baru Chelsea mulai bertebaran di social media
Di social media, mulai beredar konsep kostum baru Chelsea musim depan.

Bagi Chelsea, strategi ini untuk memperluas pasar dan meningkatkan statusnya sebagai salah satu klub elit sepakbola. Maklum, nama Nike sudah sangat mendunia meski belum sampai ke luar bumi.

Bersama 62 ribu karyawan manusianya, Nike meraup pendapatan mencapai 30,6 miliar dolar AS atau sekitar Rp 398 triliun. Uang segitu mampu menyelesaikan semua rencana proyek infrastruktur Presiden Jokowi.

“Ini adalah kesepakatan yang menarik dan penting bagi klub. Seperti Chelsea, Nike sudah dikenal dunia karena keunggulan dan inovasinya. Kami menatap masa depan atas kerja sama ini,” ungkap Direktur Chelsea yang namanya rada susah disebut, Marina Granovskaia.

Nike dan Adidas memang dua nama besar produsen olahraga yang persaingannya tiada henti seperti Koalisi Merah-Putih dan Koalisi Indonesia Hebat. Persaingan baru berhenti mungkin jika salah satu ada yang bangkrut atau merger.

Akuisisi antara mereka berdua juga biasa terjadi. Banyak klub-klub papan atas yang tadinya memakai Nike kemudian beralih ke Adidas, seperti Manchester United dan Juventus. Begitu juga sebaliknya.

Chelsea akan jadi klub ke-12 yang disponsori Nike di Inggris. Sebelumnya, Nike juga sepakat dengan Tottenham Hotspur dan akan dimulai pada musim 2017/18.

Pastinya, mulai musim depan Diego Costa dan kawan-kawan akan memakai kostum dengan logo ‘coret’ di dada sebelah kanan. Bagi fans Chelsea juga harus bersiap-siap menyisihkan gaji mulai dari sekarang untuk membeli kostum baru berlambangkan Nike tahun depan.

Semoga langgeng, ya!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here